Eri Cahyadi Perketat Larangan Judi Online, Terbitkan SE bagi ASN di Lingkungan Pemkot Surabaya

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi ()
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi ()

SURABAYA | ARTIK.ID - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan komitmennya dalam memberantas perjudian online dan slot di lingkungan Pemkot Surabaya. Hal ini dibuktikan dengan diterbitkannya Surat Edaran (SE) Nomor 100.3.4/13114/436.7.13/2024 yang melarang keras ASN dan Non-ASN terlibat dalam segala bentuk perjudian online dan slot.

Eri Cahyadi menyebut, langkah tegas ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang telah diubah dengan UU Nomor 19 Tahun 2016, serta Instruksi Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pemberantasan Judi Online dan/atau Judi Slot.

Baca Juga: APBD 2025 Surabaya Naik ke 11,920 Triliun, Reni Astuti Minta Optimalisasi PAD dari Sektor Non PKB

Dalam keterangannya pada Selasa (9/7/2024), Eri Cahyad menyampaikan larangan bagi seluruh ASN dan Non-ASN untuk melakukan, terlibat, mendukung, memfasilitasi, dan mempermudah aktivitas judi online dan slot dalam bentuk apapun. Larangan ini juga termasuk penggunaan fasilitas Barang Milik Daerah seperti komputer, laptop, internet, dan lainnya untuk kegiatan perjudian, pornografi, dan game.

Baca Juga:

Baca Juga: Eri Cahyadi Sebut Dana PKB akan Dialokasikan untuk Perbaikan Infrastruktur Jalan

  1. PDAM Surabaya Kebocoran, Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Minta Pengawasan Diperketat
  2. Warga Gondang Senduro Kabupaten Lumajang Gelar Sedekah Dusun
  3. Ribuan Pecinta Kopi Memadati Jalan Tunjungan dalam JCC dan Festival Peneleh 2024
  4. Natasha Wilona Ingin Pasangan dengan Penghasilan Lebih Tinggi, Tapi Bukan Matre
  5. Erika Carlina Pernah Pakai Jilbab Saat Sekolah Dasar Karena Dibully

"Bukan hanya itu, ASN dan Non-ASN juga dilarang berkomunikasi dengan pihak yang diduga terlibat dalam judi online, serta tidak boleh terlibat dalam perjudian di lingkungan kantor maupun di luar jam kerja," tegas Eri Cahyadi.

Lebih lanjut, Eri Cahyadi menginstruksikan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah (PD) untuk melakukan pengawasan dan bertanggung jawab atas penggunaan fasilitas Barang Milik Daerah. Sanksi tegas berupa hukuman disiplin akan diberikan kepada ASN dan Non-ASN yang melanggar larangan ini.

Baca Juga: Eri Cahyadi Optimistis Target Normalisasi Saluran Air di Surabaya Rampung Tahun Ini

"Kepala PD juga diminta untuk memberikan teguran lisan atau tertulis kepada ASN dan Non-ASN yang memanfaatkan jam kerja untuk kegiatan di luar urusan kantor, termasuk kegiatan perjudian," pungkasnya.

 

Editor : Jabrik