artik.id skyscraper
artik.id skyscraper

Direktur RSUD dr Soetomo Pastikan Pelayanan Tetap Berjalan Pascainsiden Kebakaran

avatar Fudai
  • URL berhasil dicopy
Direktur Utama RSUD dr Soetomo, Prof. Cita Rosita Sigit Prakoeswa (FOTO sam for artik)
Direktur Utama RSUD dr Soetomo, Prof. Cita Rosita Sigit Prakoeswa (FOTO sam for artik)

SURABAYA - Direktur Utama RSUD dr Soetomo, Prof. Cita Rosita Sigit Prakoeswa memastikan seluruh pelayanan kesehatan di rumah sakit tetap berjalan pascakejadian kebakaran. Sejumlah layanan memang mengalami penyesuaian lokasi, sementara sebagian lainnya dialihkan sementara demi menjaga pelayanan kepada pasien tetap optimal.

“Pelayanan tetap berjalan, hanya disesuaikan tempatnya dan sebagian dititipkan,” ujar Prof. Cita usai menerima kunjungan Komisi E DPRD Jawa Timur, Senin (18/5/2026).

Ia menjelaskan, layanan poli jantung kini sudah kembali beroperasi normal di beberapa lantai gedung. Namun, ruang operasi dan ruang perawatan intensif masih menunggu proses asesmen sebelum dapat digunakan kembali.

“Lantai satu sampai empat sudah berjalan. Sementara lantai lima dan enam masih belum bisa dipakai,” katanya.

Menurut Prof. Cita, proses pemulihan fasilitas rumah sakit terus dilakukan sambil menunggu pembukaan garis polisi serta evaluasi menyeluruh terhadap kondisi bangunan dan fasilitas terdampak.

“Semoga pemulihan bisa segera selesai dan layanan PPJT dapat kembali berjalan penuh,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Prof. Cita juga meluruskan informasi yang beredar di media sosial terkait kabar pasien meninggal dunia saat insiden kebakaran terjadi. Ia menegaskan, pasien tersebut merupakan pasien pascaoperasi bedah jantung terbuka yang sebelumnya sudah berada dalam kondisi kritis.

“Pasien menggunakan tiga alat penunjang sekaligus, yakni alat bantu napas, ginjal, dan jantung. Jadi bukan karena asap ataupun api, tetapi memang kondisi pasien sudah sangat berat,” jelasnya.

Ia turut membantah isu yang menyebut padamnya listrik menjadi penyebab kebakaran. Menurutnya, aliran listrik dan gas justru dimatikan setelah kebakaran terjadi sebagai langkah antisipasi agar api tidak semakin membesar.

Prof. Cita memastikan proses evakuasi pasien tetap berjalan aman karena peralatan medis masih dapat berfungsi menggunakan sistem baterai cadangan saat aliran listrik utama dihentikan.

Di akhir keterangannya, Prof. Cita menyampaikan apresiasi kepada insan media yang dinilai telah memberitakan peristiwa tersebut secara proporsional. Menurutnya, pemberitaan yang akurat sangat penting agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan tidak terpengaruh kabar yang menyesatkan di media sosial. (red)

Editor :