Launching Aplikasi PIJAR, Bupati Tamba Dorong Siswa Kreatif Kedepankan Teknologi Pembelajaran

JEMBRANA | ARTIK.ID - Pijar sekolah merupakan aplikasi untuk memudahkan pembelajaran digitalisasi sekolah, salah satunya dalam pelaksanaan ujian sekolah di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sehingga pelaksanaan ujian sekolah, siswa tidak lagi menggunakan kertas namun dilakukan dalam sebuah sistem yang diciptakan untuk mengelola administrasi dengan pengurangan atau peniadaan penggunaan kertas dan beralih ke dokumen digital.

“Hari ini jangan sampai lagi cara-cara konvensional (lampau) dipakai, akan tetapi mulai kreatif inovasi terutama pembelajaran dibidang IT memang kedepan ini sangat kita harapkan. Tadi saya melihat juga anak-anak yang sudah sangat bisa kreatif membuat desain,“ ujar Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat buka pameran hasil belajar siswa dan melaunching aplikasi PIJAR di GOR Kresna Jvara, Rabu (8/5). 

Baca Juga: Kebakaran Gudang Pertanian dan Kandang Sapi di Mendoyo, Menyebabkan Kerugian Rp 17 Juta

Menurutnya, melalui kegiatan hasil belajar siswa ini diharapkan bisa menggali potensi bakat dan minat siswa serta memberikan wadah atau ruang kepada anak-anak  untuk mengembangkan bakat dan minatnya serta memberikan pembelajaran yang positif. 

“Saya memberikan apresiasi, saya bangga sekali para guru sudah melakukan semacam proses pembelajaran yang luar biasa disamping mengikuti mekanisme pembelajaran dari pusat tetapi ada juga ruang-ruang kreatif lokal jenius yang dilakukan oleh pimpinan-pimpinan sekolah yang ada di Kabupaten Jembrana,“ jelas Bupati Tamba.

Baca Juga: Gilimanuk Masuk Tiga Besar Lomba Kelurahan Provinsi Bali

Lebih lanjut, Politikus asal desa kalikah itu  mengatakan dari hasil belajar anak-anak semua inovasinya bagus, kreatif dan sudah mencerminkan sebagai satu tata kelola, tata belajar yang sangat positif yang ada di SMP maupun SMA yang ada di Kabupaten Jembrana.  Pihaknya pun berencana saat perayaan HUT Kota Negara hasil karya belajar siswa akan di gabungkan jadi satu wadah dalam Festival Jembrana Bahagia. 

“Sungguh luar biasa dan saya setelah melihat tadi beberapa hasil karya mereka ingin pada saat acara ulang tahun kota nanti kita akan tampilkan bersama apakah mereka bersatu dalam satu semacam buket atau mereka masing-masing nanti kita lihat, kita gabungkan dengan UMKM yang ada di Kabupaten Jembrana yang disebuat dengan Festival Jembrana Bahagia,“ tambahnya.

Baca Juga: World Water Forum ke-10 di Bali Mendapat Dukungan dan Apresiasi dari Ketua Forkom Taksu Bali

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Jembrana I Gusti Putu Anom Saputra menjelaskan kegiatan ini peserta terdiri dari semua jenjang tingkatan pendidikan dari Paud, SD, SMP, SMA/SMK dan dilaksanakan selama satu hari. Selain itu  ada kegiatan lomba-lomba yang sudah dilaksanakan ada lomba mewarnai untuk TK, lomba menggambar dan menulis untuk SD dan ada lomba poster digital untuk SMP.

“Jadi jenis kegiatan yang dilaksanakan pertama adalah pameran hasil belajar siswa yang kedua Launching Pijar sekolah dimana Pijar sekolah ini aplikasi pembelajaran untuk memudahkan aplikasi pembelajaran dalam rangka digitalisasi sekolah,“ ungkapnya (*)

Editor : LANI