SURABAYA – Kewaspadaan terhadap ancaman penyakit menular kembali mengemuka di tengah sorotan dunia terhadap Virus Nipah, virus berbahaya dengan tingkat kematian tinggi. Menjawab situasi tersebut, Partai Gerindra menggelar cek kesehatan gratis bagi warga sebagai langkah pencegahan dini sekaligus membangun kesadaran pentingnya menjaga kesehatan.
Kegiatan yang digelar menjelang peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra itu bertempat di kawasan Gunung Sari Indah, Surabaya, Selasa (3/2/2026), dan disambut antusias warga, terutama kalangan lanjut usia.
Ketua Komisi A DPRD Surabaya Sekaligus Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya Yona Bagus Widyatmoko yang akrab disapa Cak Yebe mengatakan, pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan bentuk nyata kepedulian partai terhadap kondisi kesehatan masyarakat.
“Kami mengadakan cek kesehatan gratis untuk warga Gunung Sari Indah dalam rangka menyambut HUT Gerindra ke-18. Fokusnya pemeriksaan kesehatan, terutama bagi warga lansia yang lebih rentan terhadap penyakit,” tutur Cak Yebe usai kegiatan di Posko Pemenangan.
Sekitar 100 warga mengikuti pemeriksaan tersebut. Mereka mendapatkan layanan deteksi dini kondisi kesehatan, mulai dari pengecekan tekanan darah hingga konsultasi medis.
Tak hanya layanan medis, kegiatan ini juga menjadi momentum edukasi publik terkait ancaman Virus Nipah yang kini mulai merebak di sejumlah negara, termasuk Thailand.
Menurut Cak Yebe, virus tersebut bukan ancaman biasa. Tingkat fatalitasnya secara global tercatat mencapai 40 hingga 75 persen.
“Walaupun di Indonesia belum ada kasus terkonfirmasi, kewaspadaan tetap harus dibangun sejak dini,” tegasnya.
Ia menjelaskan, Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang menular dari hewan ke manusia, terutama melalui kelelawar pemakan buah atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai codot. Virus ini pernah memicu wabah serius di beberapa negara Asia.
Justru karena Indonesia masih dalam status waspada dan belum ditemukan kasus positif, Cak Yebe menilai langkah pencegahan harus diperkuat.
“Karena belum ada kasus, ini saat yang tepat membangun budaya cek kesehatan rutin. Jangan sampai kita abai terhadap gejala awal penyakit,” katanya.
Lebih jauh, ia menekankan, kegiatan sosial kesehatan tersebut sejalan dengan agenda nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan sektor kesehatan sebagai prioritas pembangunan sumber daya manusia.
Ketahanan kesehatan bangsa harus dimulai dari level paling dasar, yakni keluarga dan lingkungan sekitar.
“Program yang dekat dengan masyarakat seperti ini adalah bentuk nyata dukungan terhadap kebijakan nasional untuk memperkuat kualitas SDM,” ucapnya.
Di akhir kegiatan, Cak Yebe mengimbau warga Surabaya agar tetap tenang namun disiplin menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Ia mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan makanan, lingkungan, serta segera memeriksakan diri jika mengalami gejala seperti demam tinggi, gangguan pernapasan, atau penurunan kesadaran.
“Kami mengajak warga memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis ini dan terus mengikuti arahan tenaga medis agar Surabaya tetap aman dan sehat,” pungkasnya.(rda)
Editor : rudi