Jembrana Bersholawat, Ribuan Umat Muslim Padati Twin Tower Jembrana

JEMBRANA | ARTIK.ID - Ribuan jemaah tumpah ruah memadati Gedung Kesenian Dr Ir Soekarno (Twin Tower)  guna mengikuti acara Jembrana Bersholawat bersama ustadz H Das'ad Latif.  Jembrana Bersholawat (Doa Gaspol) dengan mengusung tema "Dari Jembrana untuk Indonesia". 

“ Atas nama pemerintah kabupaten jembrana, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada panitia penyelenggara "jembrana bersholawat" atas inisiasinya melaksanakan kegiatan ini, semoga kegiatan ini secara rutin dapat dilaksanakan, karena kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kecintaan kita kepada baginda nabi muhammad saw dengan selalu membaca shalawat kepadanya,“ ucap Bupati Tamba dalam sambutannya yang di bacakan oleh Wabup IGN Patriana Krisna, di hadapan ribuan jemaah yang hadir, Senin (13/5) malam. 

Baca Juga: Kebakaran Gudang Pertanian dan Kandang Sapi di Mendoyo, Menyebabkan Kerugian Rp 17 Juta

Wabup Ipat menjelaskan dalam konteks kegiatan ini, sholawatan harus diartikulasikan sebagai salah satu upaya transformasi diri atas kesalehan umat. yakni, sebagai semangat baru untuk membangun nilai-nilai kenabian yang diambil dari diri rasulullah agar tercipta masyarakat jembrana yang sejahtera dan bahagia. 

“Kami pemerintah kabupaten jembrana, senantiasa berkomitmen dan mendukung setiap kegiatan keagamaan dan kebudayaan yang dilaksanakan oleh masyarakat. karena hal tersebut sudah tertuang di dalam salah satu dari enam prioritas pembangunan sebagai penjabaran dari visi " mewujudkan masyarakat jembrana yang bahagia berdasarkan tr hita karana" melalui misi yang pertama, yakni membangun ketaqwaan kepada tuhan yang maha esa (atma kerthi),“ ungkapnya.

Lebih lanjut, Wabup Ipat mengatakan untuk mewujudkan apa yang menjadi misi kami ke depan perlu adanya doa dan dukungan serta sinergitas semua pihak termasuk para ulama dan seluruh tokoh agama yang ada di kabupaten jembrana, karena untuk mewujudkan jembrana emas 2026, kami tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat.

Sebagai wujud nyata dukungan pemerintah kabupaten jembrana kepada masyarakat muslim di kabupaten jembrana, maka dari tahun 2021 sampai tahun 2024, pemerintah kabupaten jembrana telah merealisasikan  anggaran dengan total sebesar Rp. 13.149.140.000,- (tiga belas milyar seratus empat puluh sembilan juta seratus empat puluh ribu rupiah). 

Baca Juga: Gilimanuk Masuk Tiga Besar Lomba Kelurahan Provinsi Bali

“ Adapun bantuan tersebut yakni bantuan hibah kepada masyarakat dan lembaga) untuk pembangunan dan rehab masjid, mushola, pondok pesantren, ra dan tpq,  Insentif kepada guru ngaji, ta'mir masjid, dan p3n, Bantuan penyelenggaraan acara petik laut, Bantuan transportasi penyelenggaraan haji untuk para jemaah haji berupa sewa bus untuk mengantar dan penjemputan serta  Bantuan hewan qurban untuk idul adha berupa sapi dan kambing.
Semoga di tahun-tahun yang akan datang pemerintah kabupaten jembrana dapat lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas program atau anggaran kepada masyarakat,“ jelasnya.

Selain itu, Wabup Ipat juga mengajak seluruh jama'ah untuk selalu menerapkan 3 s dalam kehidupan sehari-hari yakni sabar, semangat dan senang. 

“Mudah-mudahan dengan prinsip 3 s tersebut kita semua akan dapat mencapai apa yang kita cita-citakan yaitu terwujudnya jembrana emas 2026,“ ucapnya.

Sementara itu, Ustadz H Das'ad Latif mengatakan kebanggaannya karena bisa hadir di Jembrana. Dirinya juga menyampaikan bahwa untuk selalu taat kepada Allah SWT dan selalu sholawat kepada Baginda Nabi besar Muhammad SAW.

Baca Juga: Bupati Jembrana dan Bupati Badung Kompak Hadiri Halal Bihalal Desa Air Kuning

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wabup Jembrana serta Bapak Kapolres Jembrana dan Forkompinda Jembrana yang telah menginisiasi acara Jembrana Bersholawat,“ ucapnya. 

Ustadz H Das'ad Latif juga mengajak Masyarakat Jembrana untuk bersatu padu guna menuju Jembrana Emas tahun 2026.

“Mari bersatu agar jembrana semakin ayem tentrem dan apa yang di cita-citakan semoga terwujud,“ pungkasnya (*)

Editor : LANI