Kedes Temesi Apresiasi Program 'Berkunjung dan Berbagi' Bimtek Aku Hatinya PKK dan Desa Peduli Gigi

GIANYAR | ARTIK.ID - Kepala Desa Temesi, I Ketut Branayoga, SE, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya program "Berkunjung dan Berbagi" serta Bimbingan Teknis (Bimtek) Aku Hatinya PKK dan Desa Peduli Gigi yang digelar pada Kamis, 30 Mei 2024 di Banjar Temesi, Desa Temesi, Gianyar. Program ini diinisiasi oleh Pejabat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya, dalam rangka mendukung pencegahan stunting di kabupaten/kota se-Bali.

Dalam wawancara khusus dengan I Ketut Branayoga atau yang biasa di panggil Ahok Temesi ini menyatakan, "Saya selaku kepala desa dan seluruh warga masyarakat mengapresiasi kegiatan ini dan berterima kasih karena dengan program seperti ini, masyarakat, khususnya ibu-ibu, mendapatkan edukasi yang sangat bermanfaat tentang perawatan anak. Harapan kami, dengan kegiatan ini, masyarakat kami bisa terbebas dari stunting dan kesehatan anak-anak balita di desa ini dapat meningkat."

Baca Juga: Desa Petak Pelopor Pengelolaan Sampah Organik di Bali, Kerjasama Yayasan Harapan Lingkungan Hidup

Desa Temesi saat ini tercatat hanya memiliki tiga balita yang mengalami stunting, berkat partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan Posyandu. "Setiap bulan, kami melakukan kegiatan Posyandu untuk anak-anak, lansia, remaja, dan ibu hamil. Banyak bantuan yang telah diberikan, seperti makanan bergizi dan susu," lanjutnya.

Sebagai desa binaan Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Desa Temesi mendapat dua program utama: Desa Peduli Gigi dan Aku Hatinya PKK. "Program ini melibatkan penanaman pohon bunga di sepanjang jalan utama dan di setiap rumah tangga. Saat ini, 53 KK telah menerima sumbangan tanaman dapur hidup, apotek hidup, dan tanaman hias. Kami juga akan menganggarkan di APBDes untuk keberlanjutan program ini, terutama dalam hal ketahanan pangan dan pengembangan desa wisata," jelas I Ketut Branayoga.

Baca Juga: Istri Ketua DPRD Gianyar, Gusti Ayu Warsini, Dorong Pengelolaan Sampah yang Lebih Baik di Gianyar

Desa Temesi telah memperoleh sertifikat sebagai desa wisata pada bulan Maret, dan berbagai kegiatan telah dirancang untuk mendukung status tersebut. "Kami sudah merancang air terjun dan beberapa kegiatan lain yang terintegrasi dengan program Bersemi, seperti pengolahan sampah di TPS 3R dan kegiatan Aku Hatinya PKK," tambahnya.

Kepala Desa Temesi juga mengapresiasi perubahan positif yang sudah terlihat di masyarakat sejak Januari. "Masyarakat kami semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan, merawat tanaman, dan gotong royong membersihkan lingkungan. Kami berharap, dengan dukungan dan partisipasi semua elemen masyarakat, Desa Temesi bisa menjadi desa yang maju, mandiri, dan sejahtera," ujarnya.

Baca Juga: Desa Bakbakan Juara 2 Lomba Sinergitas PUSPA AMAN, Taman Hatinya PKK, Pengolahan Sampah dari Sumber

I Ketut Branayoga atau Ahok Temesi ini menutup dengan mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung kegiatan positif ini. "Mari kita bareng-bareng dukung kegiatan ini. Kegiatan ini sangat positif dan tidak ada yang merugikan. Dengan bergandeng tangan, kita bisa menjadikan Desa Temesi desa yang maju dan sejahtera," pungkasnya.

Program "Berkunjung dan Berbagi" serta Bimtek Aku Hatinya PKK dan Desa Peduli Gigi berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme dari masyarakat. Semoga kegiatan ini terus memberikan manfaat dan menginspirasi desa-desa lain di Bali maupun di luar Bali untuk mengikuti jejak positif Desa Temesi.(*)

Editor : LANI