Komunitas Sewanam Dharma Bagikan Paket Sembako untuk Lansia dan Yatim Piatu di Gianyar

GIANYAR | ARTIK.ID - Komunitas Sewanam Dharma, di bawah koordinasi I Nyoman Ariyoga, M.Pd, melaksanakan aksi berbagi yang menghangatkan hati di Desa Bakbakan dan Siangan, Gianyar. Pada Jumat, 9 Februari 2024, komunitas ini menyumbangkan 7 paket sembako kepada lansia dan anak yatim piatu dalam upaya memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan.

Ariyoga menjelaskan bahwa kegiatan berbagi ini telah dilaksanakan beberapa kali selama beberapa bulan terakhir sebagai wujud dari konsep berbagi dengan sesama di lingkungan sekitar. "Aksi berbagi ini merupakan aksi nyata dari komunitas kita, sebagai warga beragama dan warga Indonesia, kita senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan," ujar Ariyoga.

Baca Juga: Kepala Desa Temesi Menolak Perluasan TPA dan Meneguhkan Dukungan terhadap Program Pengelolaan Sampah

Dia menegaskan bahwa nilai-nilai kemanusiaan harus diwujudkan dalam aksi nyata, baik dalam bentuk bantuan finansial maupun bentuk lainnya. Ariyoga menunjukkan kesesuaian aksi berbagi ini dengan konsep agama Hindu, di mana berbagi atau ber yadnya tidak hanya sebatas kepada Tuhan, tetapi juga kepada sesama manusia.

Baca Juga: Desa Temesi Memimpin Inisiatif Progresif: Deklarasi Telajakan Bersemi dan Desa Peduli Gigi

"Dalam agama Hindu, konsep mawasewa madawasewa mengajarkan bahwa melayani manusia sama dengan melayani Tuhan. Komunitas Sewanam Dharma berupaya untuk mengaktualisasikan nilai-nilai ini melalui aksi nyata," tambahnya.

Ariyoga juga menyampaikan pesan kepada generasi muda umat Hindu, terutama di Bali, bahwa komunitas Sewanam Dharma hadir untuk membantu anak yatim dan warga yang membutuhkan. "Kami, sebagai komunitas, ingin menumbuhkan rasa kepedulian generasi muda terhadap sesama di sekitar kita. Berbagi, seperti yang diajarkan agama Hindu, diutamakan karena keihlasannya," ungkapnya.

Baca Juga: Newsyess Bagi Sembako untuk Lansia di Selatnyuhan Bangli

Aksi kemanusiaan ini, menurut Ariyoga, bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Kepedulian terhadap masalah kemanusiaan menjadi tanggung jawab bersama, dan hal ini juga mencakup kepedulian terhadap lingkungan dengan sikap positif. Ariyoga mengajak masyarakat Bali untuk tidak hanya menjaga keindahan lingkungan, tetapi juga bersikap baik kepada wisatawan yang berkunjung, menunjukkan kekayaan budaya dan tradisi Bali.

Ariyoga mengakhiri dengan ucapan terima kasih kepada anggota dan umat Hindu yang telah memberikan sumbangan dan donasinya melalui Komunitas Sewanam Dharma. Aksi berbagi ini menjadi tonggak penting dalam membangun solidaritas dan kepedulian dalam masyarakat. (lani)

Editor : Lani