Sutradara Christopher Nolan kembali menggebrak lewat film terbarunya, The Odyssey, yang direkam sepenuhnya dengan kamera IMAX. Di balik kemegahannya, aktor Matt Damon dan Tom Holland membagikan kisah perjuangan personal mereka selama proses syuting yang menantang.
SURABAYA - Bagi seorang aktor papan atas, kenyamanan sering kali menjadi musuh terbesar dalam berkarya. Namun, di bawah arahan sutradara visioner Christopher Nolan, kenyamanan adalah hal pertama yang harus ditinggalkan.
Sutradara peraih Oscar tersebut kembali menggebrak layar lebar lewat karya terbarunya, The Odyssey. Film adaptasi dari karya sastra klasik Homer ini resmi menyapa pencinta sinema Indonesia mulai 15 Juli 2026.
Bukan sekadar film petualangan biasa, proyek ambisius ini membawa para pemerannya—termasuk Matt Damon dan Tom Holland—ke batas kemampuan akting terdalam mereka.
Perjuangan Pulang yang Begitu Nyata
The Odyssey mengisahkan perjalanan epik Odysseus untuk pulang ke kerajaannya di Ithaka setelah berakhirnya Perang Troya. Nolan mengemas perjuangan batin tentang keberanian, pengorbanan, dan kerinduan akan rumah ini menjadi sebuah suguhan visual yang megah sekaligus personal.
Untuk menghidupkan dunia mitologi Yunani Kuno secara nyata, Nolan memboyong seluruh timnya menjalani syuting di enam negara berbeda. Mulai dari gersangnya Maroko, eksotisme Italia, hingga dinginnya lanskap Islandia.
"Saya merasa tertantang untuk menciptakan dunia mitologi Yunani Kuno," ungkap Christopher Nolan. "Saya ingin menceritakannya dengan cara yang belum pernah saya lakukan sebelumnya."
Lompatan Terbesar dalam Karier Matt Damon dan Tom Holland
Bagi Matt Damon, yang dipercaya memerankan sang tokoh utama Odysseus, proyek ini menjadi sebuah pencapaian personal yang emosional. Ia tidak ragu sedikit pun saat pertama kali Nolan menyodorkan naskah film ini kepadanya.
"Saya tidak berpikir dua kali karena saya percaya pada visinya," kenang Damon hangat. Ia juga mengakui bahwa ini adalah film terbesar sepanjang kariernya, baik dari segi skala produksi maupun ambisinya.
"Bahkan di momen-momen yang paling menantang sekalipun, perjalanan ini terasa sangat mendalam dan menyenangkan," tambahnya.
Sementara itu, bagi aktor muda Tom Holland, memerankan karakter Telemachus menjadi sebuah proses "belajar dari nol". Terbiasa dengan produksi film modern berskala studio, Holland harus melepas semua kebiasaan lamanya demi beradaptasi dengan kamera film IMAX yang masif.
"Banyak hal baru yang saya pelajari," aku Holland jujur. "Saya harus menyesuaikan diri dengan teknik baru dan melepaskan kebiasaan saya saat bekerja menggunakan kamera digital biasa."
Sisi emosional yang berbeda justru dirasakan oleh Anne Hathaway, pemeran Penelope. Baginya, film ini seperti mimpi masa kecil yang menjadi kenyataan. Hathaway mengaku sudah jatuh cinta pada mitologi Yunani sejak masih duduk di bangku SMP.
Antusiasme Hangat Publik dan Sentuhan Spesial di Indonesia
Kehadiran The Odyssey langsung memicu perbincangan hangat di kalangan pencinta film tanah air. Netizen di berbagai platform media sosial ramai membicarakan totalitas Nolan yang merekam seluruh adegan film ini menggunakan kamera film IMAX—sebuah catatan sejarah baru dalam dunia sinematografi.
Universal Pictures International juga memanjakan penggemar di Indonesia dengan menghadirkan instalasi Kuda Troya raksasa di The Crystal, Senayan City, Jakarta, yang dapat dikunjungi hingga 26 Juli 2026.
Selain menikmati instalasi megah tersebut, para penonton di Indonesia juga berkesempatan mengoleksi empat desain collectible pin eksklusif yang dirilis secara bertahap selama masa penayangan film melalui pembelian tiket IMAX.
Perayaan Besar Sinema Modern
Julius Daniel Suhakri, Head of Marketing Universal Pictures International, menyebut film ini sebagai sebuah surat cinta bagi para penikmat layar lebar. Menurutnya, Nolan berhasil menjembatani sebuah cerita klasik lintas generasi dengan teknologi visual tercanggih masa kini.
"Dengan jajaran pemain kelas dunia dan kekuatan cerita yang universal, kami mengajak penonton Indonesia untuk turut merasakan langsung perjalanan pulang Odysseus di layar lebar," tutur Julius.
Didukung oleh jajaran aktor kelas dunia seperti Robert Pattinson, Lupita Nyong’o, Zendaya, dan Charlize Theron, serta iringan musik megah dari komposer Ludwig Göransson, The Odyssey bukan sekadar tontonan, melainkan sebuah pengalaman emosional yang mengajak kita merenungkan kembali arti dari kata "pulang". (diy)
Editor : Fudai