SURABAYA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Timur resmi meluncurkan ajang kompetisi lari Rupiah Java Run 2026 di Kota Surabaya pada Jumat (17/7/2026). Mengusung tema "Rupiah Menyatukan Langkah", kegiatan ini menjadi instrumen kampanye nasional Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah yang dikemas melalui konsep olahraga dan wisata atau sport tourism.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Ridzky Prihadi Tjahyanto, menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar kompetisi fisik belaka. Ajang ini dirancang khusus sebagai wadah edukasi interaktif agar publik semakin memahami esensi menjaga mata uang nasional sebagai simbol kedaulatan negara.
"Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat semakin mencintai Rupiah dengan mengenali keasliannya dan merawatnya dengan baik," kata Ridzky dalam acara peluncuran tersebut.
Rute Sejarah dan Kategori Perlombaan
Secara teknis, Rupiah Java Run 2026 menerapkan format heritage fun run. Rute yang disiapkan panitia bakal membawa para pelari melintasi deretan kawasan ikonik penuh nilai sejarah yang tersebar di sudut Kota Surabaya demi mempromosikan pariwisata daerah.
Panitia membuka dua kategori jarak tempuh utama, yakni 5 kilometer dan 10 kilometer. Selain itu, terdapat kategori Master yang dikhususkan bagi para peserta berumur di atas 45 tahun, serta penghargaan khusus untuk kategori kostum atau jersey terunik.
Edukasi mendasar yang ditekankan dalam ajang ini meliputi pengenalan keaslian uang kertas lewat metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang). Peserta juga diajak mempraktikkan gerakan merawat fisik uang melalui prinsip 5 Jangan, yaitu jangan dilipat, dirobek, dicoret, dibasahi, maupun di-steples.
Dorong Digitalisasi dan Sektor UMKM
Selain aspek fisik uang, Bank Indonesia memanfaatkan momentum ini untuk memperluas pemahaman masyarakat terkait transaksi digital. Penggunaan kanal pembayaran nontunai yang aman menggunakan QRIS terus disosialisasikan, berbarengan dengan program perlindungan konsumen melalui gerakan Peduli dan Kenali (PeKA).
Pihak penyelenggara turut menggandeng pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk mengisi area pasar selama kegiatan berlangsung. Langkah integratif ini ditargetkan mampu memicu dampak ekonomi langsung bagi ekosistem usaha di wilayah Jawa Timur.
Melalui pergelaran Rupiah Java Run 2026, Bank Indonesia berharap gerakan CBP Rupiah dapat melekat erat dalam keseharian publik. Kegiatan ini diharapkan mampu menyelaraskan kebiasaan hidup sehat masyarakat dengan peningkatan literasi keuangan serta kebanggaan penuh terhadap mata uang NKRI.
Editor : Fudai