SURABAYA — Gemerlap panggung hiburan rakyat yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya di kawasan SUBEC (Surabaya Expo Center) Minggu (05/07). sempat menghadirkan geliat ekonomi bagi pelaku UMKM. Deretan stan makanan, minuman, hingga produk lokal dipadati pengunjung yang antusias menikmati suasana hiburan malam.
Namun di balik ramainya acara tersebut, insiden nahas justru terjadi dan menelan korban. Sedikitnya 11 warga dilaporkan harus dilarikan ke rumah sakit setelah tertimpa pagar di pintu masuk lokasi acara.
Peristiwa itu memicu keprihatinan berbagai pihak, termasuk Ketua Bapemperda DPRD Surabaya yang juga anggota Komisi B DPRD Surabaya, Enny Minarsih. Ia menyayangkan terjadinya insiden tersebut di tengah tingginya antusiasme masyarakat menghadiri hiburan rakyat.
Kegiatan yang melibatkan Pengunjung dalam jumlah besar seharusnya dibarengi dengan pengawasan ketat terhadap aspek keamanan dan keselamatan pengunjung. Ia menilai kejadian tersebut menjadi peringatan penting bagi Pemkot Surabaya Selaku Penyelenggara acara agar tidak mengabaikan standar keamanan.
“Jangan sampai hiburan rakyat yang seharusnya menjadi ruang rekreasi masyarakat justru berubah menjadi musibah karena lemahnya antisipasi,” ujarnya pada Warta Artik.id Senin (06/07).
Enny juga meminta panitia penyelenggara melakukan evaluasi menyeluruh terkait sistem pengamanan dan kapasitas area acara. Selain itu, ia berharap seluruh korban mendapatkan penanganan medis yang maksimal.
Meski demikian, ia mengapresiasi geliat UMKM yang ikut tumbuh melalui kegiatan hiburan rakyat tersebut.
"Event semacam itu tetap memiliki dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat apabila dikelola secara aman dan profesional,"pungkasnya.
Hingga kini, insiden robohnya pagar pintu masuk masih menjadi perhatian publik. Warga berharap ada evaluasi serius agar kegiatan hiburan rakyat di Surabaya tetap dapat berlangsung meriah tanpa mengorbankan keselamatan pengunjung.(rda)
Editor : rudi