SURABAYA – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadikan Buku Ajar Bung Karno berjudul Bung Karno: Aku Arek Suroboyo sebagai materi pembelajaran bagi siswa SD dan SMP mendapat dukungan dari Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Blegur Prijanggono. Menurutnya, gagasan tersebut dapat menjadi salah satu upaya memperkuat pendidikan moral bagi generasi muda.
Dukungan itu disampaikan menyusul rencana Pemkot Surabaya memasukkan buku yang mengangkat sosok Presiden pertama Republik Indonesia tersebut ke dalam bahan ajar di sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Blegur menilai implementasi kebijakan itu pada prinsipnya tidak menjadi persoalan selama pelaksanaannya disusun dengan baik.
"Pada prinsipnya ini baik-baik saja, mengingat Bung Karno juga pernah menjadi presiden pertama kita. Namun yang paling penting sebenarnya adalah penguatan etika dan moral yang harus ditingkatkan saat ini," ujar Blegur, Kamis (2/7/2026).
Menurut Blegur, penguatan nilai moral menjadi kebutuhan yang mendesak di tengah perkembangan generasi Z. Ia menilai nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran Bung Karno dapat menjadi bekal bagi pelajar dalam membangun karakter.
Ia menyebut sebagian generasi muda saat ini mulai mengalami penurunan dalam pendidikan moral. Karena itu, materi yang memuat pemikiran Bung Karno diharapkan mampu memberikan tambahan nilai positif bagi peserta didik.
Blegur juga menyoroti fenomena fear of missing out (FOMO) yang menurutnya banyak dialami kalangan Gen Z. Kondisi tersebut, kata dia, membuat generasi muda cenderung mengikuti tren tanpa mempertimbangkan nilai etika maupun budaya.
"Saat ini yang dialami kalangan Gen Z adalah hal itu. Maka dibutuhkan benteng untuk nilai-nilai tersebut, sehingga perlu nilai-nilai ajaran Bung Karno sebagai bentengnya," katanya.
Ia menambahkan, tren yang berkembang di kalangan generasi muda saat ini dinilai tidak selalu sejalan dengan etika maupun kearifan lokal, khususnya di kawasan timur Indonesia. Oleh sebab itu, Blegur memandang perlu adanya penguatan pendidikan moral atau pendidikan etika yang diterapkan di lingkungan sekolah.
Buku Ajar Bung Karno Jadi Materi Pembelajaran
Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan rencana memasukkan buku Bung Karno: Aku Arek Suroboyo sebagai materi pembelajaran bagi siswa SD dan SMP di Kota Pahlawan.
Menurut Eri, pemahaman terhadap sejarah bangsa penting ditanamkan sejak dini agar generasi muda memiliki landasan yang kuat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia tidak ingin generasi mendatang kehilangan arah dalam memahami nilai-nilai kebangsaan.
Melalui rencana penerapan Buku Ajar Bung Karno di sekolah, Pemkot Surabaya berharap pembelajaran sejarah tidak hanya memperkaya wawasan siswa, tetapi juga memperkuat karakter, etika, dan kepedulian terhadap nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan para pendiri bangsa.
Editor : Fudai