artik.id skyscraper
artik.id skyscraper

Surabaya Fashion Festival 2026 Jadi Magnet Wisata dan Hiburan Kota

avatar rudi
  • URL berhasil dicopy
Surabaya Fashion Festival 2026 Jalan Tunjungan, sekitar hotel Majapahit, FOTO rudy
Surabaya Fashion Festival 2026 Jalan Tunjungan, sekitar hotel Majapahit, FOTO rudy

SURABAYA – Ribuan warga memadati kawasan Jalan Tunjungan hingga Balai Kota Surabaya untuk menyaksikan Surabaya Fashion Festival (SFF) 2026, Minggu (21/6/2026). Festival yang menjadi salah satu agenda hiburan dan kreativitas terbesar di Kota Pahlawan itu berlangsung meriah.

Sejak siang hari, masyarakat dari berbagai kalangan mulai memadati sisi kanan dan kiri Jalan Tunjungan untuk mendapatkan posisi terbaik menyaksikan jalannya parade. Antusiasme terlihat dari banyaknya pengunjung yang mengabadikan momen menggunakan telepon genggam mereka.

Tidak hanya warga Surabaya, sejumlah pengunjung dari daerah sekitar juga hadir bersama keluarga maupun teman-teman untuk menikmati suasana akhir pekan yang berbeda. Kawasan pusat kota pun berubah menjadi ruang peragaan busana terbuka yang menarik perhatian masyarakat.

Selain parade busana, Surabaya Fashion Festival 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung yang menarik perhatian pengunjung.

Di antaranya Festival Kuliner UMKM dan Multi Produk, Festival Band Antar Pelajar, lomba mewarnai tingkat TK se-Jawa Timur, kompetisi tari tradisional dan kreasi, lomba keterampilan baris-berbaris, pertunjukan DJ, kompetisi marching band, hingga panggung hiburan.

Asisten I Pemerintah Kota Surabaya Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Fikser, mengungkapkan bahwa ribuan peserta dari berbagai sektor turut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Mereka berasal dari komunitas kreatif, desainer lokal, pelaku UMKM, penjahit, makeup artist, hingga pedagang kaki lima yang ikut merasakan peningkatan aktivitas ekonomi selama festival berlangsung.

Menurutnya, kegiatan tersebut mampu menjadi wadah untuk memperkenalkan karya anak bangsa sekaligus memperkuat ekosistem industri kreatif daerah.

Fikser, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Surabaya Fashion Festival 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Surabaya dan Memorandum.

Menurutnya, festival tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi pelaku usaha lokal dan sektor ekonomi kreatif.

“Mudah-mudahan semua acara ini berjalan dengan lancar, warga Surabaya bisa menikmati dengan tertib, damai, dan semoga kegiatan ini membawa dampak nilai manfaat bagi kita semua, khususnya bagi Kota Surabaya,” ujar Fikser.

Pemkot Surabaya juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan festival, mulai dari panitia, komunitas kreatif, desainer, pelaku UMKM, hingga masyarakat yang ikut menyukseskan acara tersebut.

Sementara itu, untuk mendukung kelancaran kegiatan, Satlantas Polrestabes Surabaya telah menerapkan rekayasa lalu lintas serta pengamanan di sejumlah titik strategis yang menjadi jalur utama parade.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya mengatakan pihaknya telah menyiapkan pengamanan secara menyeluruh guna mengantisipasi kepadatan kendaraan dan menjaga kenyamanan masyarakat selama acara berlangsung.

“Adapun rute utama kegiatan meliputi Jalan Tunjungan, Jalan Gubernur Suryo, Jalan Yos Sudarso, Jalan Walikota Mustajab, hingga Jalan Sedap Malam,” kata Galih.

Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar sekaligus memberikan ruang yang aman bagi peserta parade maupun penonton yang memadati lokasi acara.

Pemkot Surabaya berharap Surabaya Fashion Festival dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang mampu menarik wisatawan, meningkatkan pendapatan pelaku UMKM, serta memperkuat kecintaan masyarakat terhadap produk lokal dan karya desainer Indonesia.

Melalui Surabaya Fashion Festival 2026, pemerintah juga mengajak masyarakat untuk semakin bangga menggunakan produk dalam negeri dan mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Surabaya. (rda)

Editor :