artik.id skyscraper
artik.id skyscraper

Eri Cahyadi Sebut Surabaya Vaganza 2026 sebagai Kado Istimewa untuk Hari Jadi Kota Surabaya

avatar Fudai
  • URL berhasil dicopy
Surabaya Vaganza berlangsung meriah, Sabtu (16/5) malam
Surabaya Vaganza berlangsung meriah, Sabtu (16/5) malam

SURABAYA - Surabaya Vaganza berlangsung meriah pada Sabtu (16/5) malam. Ribuan warga memadati sepanjang rute acara, mulai dari Tugu Pahlawan hingga Balai Pemuda, untuk menyaksikan parade cahaya yang tahun ini tampil berbeda karena digelar pada malam hari.

Tidak hanya menyuguhkan konsep baru, Surabaya Vaganza 2026 juga mencatat pencapaian penting dengan masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026. Pengakuan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Kota Surabaya karena acara tahunan ini dinilai mampu menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

Acara dibuka langsung oleh Asisten Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata RI, Reza Fahlevi bersama Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, di kawasan Tugu Pahlawan sekitar pukul 18.30 WIB. Pembukaan ditandai dengan pengetukan tongkat bercahaya oleh Wali Kota Eri sebagai simbol dimulainya parade menuju Monumen Bambu Runcing.

Dalam parade tersebut, Eri Cahyadi bersama Ketua TP PKK Surabaya, Rini Indriyani, menaiki mobil Volkswagen Safari yang dihiasi lampu dekoratif. Rombongan juga diikuti jajaran Forkopimda, komunitas, hingga berbagai stakeholder yang tampil dengan kendaraan berhias lampu warna-warni.

Setibanya di depan Balai Pemuda, Eri menerima piagam KEN 2026 dari Reza Fahlevi sebagai tanda resmi masuknya Surabaya Vaganza Festival of Lights: Garden of Hope ke dalam kalender event nasional.

Eri menyebut pencapaian itu menjadi hadiah spesial dalam peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733.

“Ini menjadi kado HJKS yang luar biasa. Semua komunitas ikut bergerak, okupansi hotel meningkat, UMKM juga ikut terdampak positif,” ujar Eri.

Ia mengaku antusiasme masyarakat tahun ini melampaui perkiraan pemerintah kota. Bahkan, banyak pengunjung datang dari luar daerah hingga mancanegara untuk menyaksikan Surabaya Vaganza secara langsung.

“Tadi saya lihat ada yang datang dari Jember, Probolinggo, Semarang, bahkan luar Jawa dan wisatawan mancanegara. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat sangat besar,” katanya.

Menurut Eri, rangkaian event budaya yang digelar Pemkot Surabaya berdampak langsung terhadap sektor wisata. Ia menyebut kunjungan wisatawan meningkat sekitar 12,5 persen, sedangkan tingkat okupansi hotel naik sekitar 4 persen selama penyelenggaraan event berlangsung.

“Surabaya Vaganza dan Rujak Uleg masuk KEN, ekonomi bergerak dan dampaknya terasa,” ungkapnya.

Eri juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Surabaya yang dinilai selalu mendukung pelaksanaan acara tahunan tersebut.

“Matur nuwun warga Surabaya. Antusiasmenya luar biasa. Tidak hanya warga Indonesia, banyak turis juga ikut menyaksikan,” ucapnya.

Ia menilai keberhasilan Surabaya Vaganza tahun ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai komunitas, Forkopimda, hingga stakeholder yang terlibat dalam parade.

Sejumlah peserta yang ikut memeriahkan acara di antaranya Komunitas Egrang Surabaya, TNI Angkatan Laut, Bank Indonesia, BPJS Kesehatan, Kebun Binatang Surabaya, Universitas Airlangga, Pelindo III, Kapal Api, Gojek, Bank Jatim, PDAM Surya Sembada, hingga sejumlah perusahaan swasta dan instansi pemerintah lainnya. Acara ditutup dengan pertunjukan kembang api yang memukau ribuan penonton.

Eri berharap partisipasi masyarakat pada Surabaya Vaganza tahun depan semakin besar sehingga acara tersebut bisa berkembang menjadi event yang lebih masif dan dikenal luas di seluruh Indonesia.

“Tahun depan ayo ikut lebih ramai lagi. Semakin banyak yang terlibat, semakin bagus Surabaya Vaganza,” katanya.

Ia memastikan berbagai kekurangan dalam pelaksanaan tahun ini akan menjadi bahan evaluasi agar event berikutnya berlangsung lebih meriah dan nyaman bagi pengunjung.

Sementara itu, Asisten Deputi Event Daerah Kemenpar RI, Reza Fahlevi, mengapresiasi konsistensi Pemkot Surabaya dalam menghadirkan event berkualitas yang berdampak pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Ini bentuk komitmen Pemerintah Kota Surabaya dalam memajukan pariwisata melalui penyelenggaraan event berkualitas,” ujar Reza.

Menurutnya, masuknya Surabaya Vaganza ke dalam KEN 2026 menunjukkan bahwa event tersebut telah melalui proses kurasi dan dinilai layak menjadi salah satu agenda unggulan nasional.

“Ini bukti bahwa Surabaya Vaganza terpilih dari event-event terbaik di seluruh Indonesia,” katanya.

Reza berharap Surabaya Vaganza dapat terus berkembang menjadi signature event Kota Surabaya yang mampu menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara, sekaligus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. (red)

Editor :