artik.id skyscraper
artik.id skyscraper

Fuji Ungkap Kerugian Penggelapan Capai Rp1 Miliar, Mantan Admin Jadi Tersangka

avatar Fudai
  • URL berhasil dicopy
Kredit foto pribadi
Kredit foto pribadi

SURABAYA - Kasus dugaan penggelapan dana yang menimpa selebgram Fujianti Utami atau Fuji mulai menemukan titik terang. Mantan admin pribadinya kini telah ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga menyalahgunakan uang milik Fuji hingga mencapai miliaran rupiah.

Fuji mengungkapkan total kerugian yang dialaminya berada di kisaran Rp1 miliar. Uang tersebut diduga dipakai tersangka untuk kepentingan pribadi, termasuk membeli mobil untuk mantan kekasihnya.

“Satu digit lah. M. Nggak M-M-an banget sih, tapi satu M-an lah,” ujar Fuji, Selasa (26/5), lalu.

Tak hanya itu, Fuji juga mengaku menerima informasi terkait mobil yang disebut dibeli menggunakan uang hasil penggelapan tersebut. Menurutnya, mantan kekasih tersangka sempat menghubungi timnya untuk memberikan penjelasan.

“Paling itu aja sih. Sebenarnya mantan kekasih dia yang dia beli mobil itu sempat ngehubungin tim aku. Terus dia ngejelasin kalau mobil itu sudah dijual juga,” ungkap Fuji.

Fuji menilai penjualan mobil tersebut menimbulkan kesan adanya upaya menghilangkan barang bukti. Ia pun meminta agar aset yang dibeli dari uang miliknya segera dikembalikan.

“Aku cuma pengen bilang, kalau memang benar dijual, kesannya kayak mau menghilangkan barang bukti ya,” kata Fuji.

Hingga kini, Fuji mengaku belum mengetahui keberadaan sisa uang maupun aset lain yang diduga berasal dari hasil penggelapan tersebut. Ia memilih menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus kepada pihak kepolisian.
“Katanya sih mobilnya udah dijual, nggak tahu deh. Mungkin dia panik,” ujarnya.

Fuji juga berharap persoalan ini dapat segera diselesaikan tanpa menimbulkan masalah baru. Ia meminta agar mobil yang diduga dibeli menggunakan uang miliknya dapat dikembalikan.

“Kalau mau lebih cepat dan nggak ada masalah, lebih baik mobilnya dibalikin aja. Karena itu uang dari saya, diambilnya juga dari saya,” tutup Fuji. (red)

Editor :