Sarwendah membantah kabar dirinya mengalami kerugian hingga Rp20 miliar akibat vakum berjualan online. Di tengah polemik yang berkembang, ia memilih fokus menjaga kebahagiaan dan masa depan anak-anaknya.
SURABAYA - Perhatian publik kembali tertuju pada Sarwendah setelah beredar kabar yang menyebut dirinya mengalami kerugian hingga Rp20 miliar akibat vakum berjualan online.
Namun di tengah derasnya spekulasi yang berkembang, mantan personel Cherrybelle itu memilih untuk tetap tenang dan memusatkan perhatian pada hal yang dianggap paling penting dalam hidupnya: anak-anak.
Melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, Sarwendah membantah kabar kerugian fantastis tersebut. Menurutnya, angka Rp20 miliar yang ramai diperbincangkan tidak sesuai dengan fakta yang terjadi.
Isu mengenai kerugian besar yang dialami Sarwendah mencuat setelah muncul respons negatif sebagian warganet terhadap video permintaan maaf yang sempat menjadi perbincangan di media sosial. Kondisi itu disebut membuat aktivitas bisnis online yang dijalankannya berkurang.
Namun Chris Sam Siwu menegaskan bahwa kabar kerugian hingga Rp20 miliar merupakan informasi yang tidak benar. Ia menyebut kliennya tidak pernah menghitung secara detail kerugian seperti yang ramai diberitakan.
" Saya pikir, soal rugi Rp20 miliar itu hoaks ya. Tidaklah, enggak seperti itu. Klien kami ini jujur tidak menghitung-hitung hal-hal seperti itu," ujar Chris Sam Siwu dalam wawancara daring bersama awak media pada 20 Juni 2026.
Meski membantah nominal yang beredar, pihak Sarwendah tidak menampik bahwa polemik yang terjadi membawa dampak secara materiil. Namun jumlahnya disebut jauh dari angka yang selama ini menjadi perbincangan publik.
Di tengah berbagai isu yang mengiringi kehidupannya, Sarwendah justru menunjukkan fokus yang berbeda. Bagi ibu tiga anak tersebut, perhatian utama saat ini bukan soal bisnis atau materi, melainkan memastikan anak-anaknya tetap tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih sayang.
Sikap itu terlihat dari upayanya menjaga komunikasi dan hubungan yang baik demi kepentingan buah hati. Di tengah dinamika yang terjadi setelah perpisahannya dengan Ruben Onsu, Sarwendah disebut terus berusaha memberikan perhatian terbaik bagi kedua putrinya.
Respons Publik dan Penggemar
Nama Sarwendah belakangan memang menjadi salah satu topik yang banyak diperbincangkan di media sosial. Berbagai komentar bermunculan, mulai dari dukungan hingga kritik yang mewarnai ruang digital.
Di sisi lain, kabar mengenai kemungkinan boikot terhadap produk maupun kerja sama bisnis yang melibatkan Sarwendah juga sempat ramai diperbincangkan. Namun Chris Sam Siwu membantah adanya pemutusan kerja sama dari berbagai merek yang selama ini bermitra dengan kliennya.
Menurutnya, sejumlah kerja sama masih berjalan dan hanya ditunda sementara hingga situasi mereda. Pernyataan tersebut sekaligus menjawab spekulasi yang berkembang di tengah publik.
Sebagai figur publik yang telah lama dikenal masyarakat, kehidupan Sarwendah memang tak pernah lepas dari sorotan. Perjalanan kariernya yang dimulai dari dunia hiburan hingga merambah bisnis membuat setiap perkembangan dalam kehidupannya menjadi perhatian banyak orang.
Fenomena ini juga menunjukkan bagaimana kehidupan pribadi selebritas kini semakin dekat dengan ruang digital.
Respons publik di media sosial sering kali berdampak langsung pada citra, aktivitas profesional, hingga bisnis yang dijalankan seorang figur publik.
Meski demikian, di tengah berbagai tekanan yang datang, Sarwendah tampaknya berusaha menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan tanggung jawab sebagai seorang ibu. (diy)
Editor : fuday