Aghniny Haque Kembali Hadir di Layar Lebar dengan Film Kontroversial "Tuhan, Izinkan Aku Berdosa"

JAKARTA | ARTIK.ID - Film bertema religi dan drama ini mengangkat isu sensitif pelecehan seksual di tengah masyarakat. Diadaptasi dari novel populer karya Muhidin M Dahlan berjudul "Tuhan, Izinkan Aku Menjadi Pelacur", film ini disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan dibintangi oleh sederet aktor ternama seperti Aghniny Haque, Donny Damara, Djenar Maesa Ayu, Samo Rafael, dan Nugie.

"Tuhan, Izinkan Aku Berdosa" menuai kontroversi di kalangan organisasi keagamaan radikal di Indonesia. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 22 Mei 2024.

Baca Juga: Dianggap Menampilkan Adegan Pacaran Anak SD, Film Dilan 1983 Wo Ai Ni Tuai Kritik

Sebelum rilis resminya, film ini telah diputar di beberapa festival film seperti Jakarta Film Week 2023 dan Jogja-NETPAC Asia Film Festival (JAFF) 2023. Menjelang perilisan filmnya, MVP Pictures mengadakan program Premier dengan kuota terbatas pada 17 Mei 2024 di Jakarta. Ikuti akun Instagram resmi MVP Pictures untuk informasi lebih lanjut dan menangkan tiket Premier!

Film ini menceritakan kisah Kiran, seorang mahasiswi yang taat agama dan kritis. Kiran bercita-cita untuk segera lulus dan membantu keluarganya yang kurang mampu. Suatu hari, seorang ulama yang menjadi panutannya menawarkan pernikahan dan bantuan biaya hidup. Kiran yang terdesak pun menerimanya, tanpa mengetahui bahwa ulama tersebut telah memiliki dua istri lain.

Baca Juga: Film "DO YOU SEE WHAT I SEE" Tawarkan Pengalaman Baru Berbagai Teknik Pengambilan Gambar

Aghniny Haque, pemeran Kiran, mengungkapkan bahwa karakternya memiliki emosi yang kompleks dan jarang ditemui di film Indonesia. "Emosi Kiran sangat luas dan jarang ada di film Indonesia lainnya," ungkap Aghniny. Akting Aghniny dalam memerankan Kiran patut dinantikan!

Saksikan "Tuhan, Izinkan Aku Berdosa" di bioskop pada 22 Mei 2024 dan temukan makna di balik kontroversi film ini!

Baca Juga: AWS Gelar Nge-JAMSOS Bareng Band Unik dan Berdonasi untuk Duafa di "Tiba-tiba Bazar"

(red)

Editor : Jabrik