JAKARTA | ARTIK.ID - PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) berencana menghimpun dana segar sebesar Rp 1,24 triliun melalui penawaran umum terbatas (PUT) dengan menerbitkan 4,61 miliar saham baru. Harga pelaksanaan PUT adalah Rp 270 per saham. PUT akan berlangsung mulai Selasa (11/7) hingga Jumat (17/7).
Dana yang diperoleh dari PUT akan dialokasikan 70% untuk keperluan modal kerja dan 30% untuk belanja modal. Belanja modal tersebut meliputi pengembangan gerai dan gudang di Jawa Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara.
Baca juga: Outsourcing di Ujung Tanduk, Suara Pengusaha dan Pekerja Sama Bicara Soal Keadilan
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), pemegang mayoritas saham PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI), berencana menjual sebagian sahamnya kepada investor melalui BCA Sekuritas. Tujuannya adalah untuk memenuhi ketentuan kepemilikan saham publik.
Sekarang, modal MIDI terdiri dari Rp 900 miliar saham, yang 89,43% dimiliki oleh AMRT dan sisanya oleh Rullyanto, Maria Theresia Velina Yulianti, Endang Marwati, dan masyarakat.
Baca juga: Perkuat Integrasi Transportasi Nasional, KAI Group Layani 299 Juta Penumpang pada 2024
Jika rencana ini terlaksana, modal MIDI akan bertambah menjadi Rp 309,25 miliar saham, dengan komposisi pemilik sebagai berikut: AMRT 83,35%, Rullyanto 0,46%, Maria Theresia Velina Yulianti 0,24%, Endang Marwati 0,02%, masyarakat 10,71%, dan pembeli siaga 5,22%. (LK)
(ara)
Baca juga: Dosen ITS Ditunjuk Perbaiki Desain LRT Jabodebek Agar Lebih Aerodinamis
Editor : Pak RW