SURABAYA - Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Agus Mashuri menyambut positif langkah pendirian Posko Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SD dan SMP se Kota Surabaya mulai pekan ini yang diluncurkan Dispendik Kota Surabaya.
Keberadaan posko dinilai dapat menjadi solusi untuk mempermudah masyarakat memperoleh informasi secara langsung terkait proses penerimaan siswa baru.
Baca juga: Soroti Era Digital, Ketua DPRD Surabaya Tekankan Peran Strategis Pers Nasional
Menurut Agus Mashuri, hadirnya posko SPMB di lingkungan sekolah akan sangat membantu para orang tua, khususnya dalam memahami alur pendaftaran, persyaratan administrasi hingga mekanisme jalur penerimaan yang kerap menimbulkan kebingungan.
“Dengan adanya posko SPMB ini, orang tua tidak perlu bingung mencari informasi. Mereka bisa langsung datang ke sekolah untuk berkonsultasi dan mendapatkan penjelasan yang jelas terkait proses penerimaan siswa baru,” tuturnya pada Warta Artik.id Selasa(19/05).
Baca juga: Direktur RSUD dr Soetomo Pastikan Pelayanan Tetap Berjalan Pascainsiden Kebakaran
Ia menilai pelayanan informasi yang cepat dan terbuka sangat penting agar proses SPMB berjalan lancar, transparan, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. keberadaan petugas di posko juga diharapkan mampu membantu warga yang masih kesulitan dalam proses pendaftaran secara daring.
Selain membantu orang tua memahami sistem pendaftaran daring, Agus Mashuri ingin posko tersebut juga dapat menjadi solusi bagi warga yang mengalami kendala teknis, seperti kesulitan mengakses sistem online, persoalan dokumen administrasi, maupun pemahaman terkait jalur zonasi, afirmasi, prestasi, dan perpindahan tugas orang tua.
Baca juga: PKL Kali Kepiting Terancam Digusur, Baktiono Minta Pemkot Cari Jalan Tengah
Politisi Muda PPP Surabaya itu juga berharap seluruh sekolah dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama pelaksanaan SPMB berlangsung. komunikasi yang baik antara sekolah dan wali murid menjadi kunci agar proses penerimaan peserta didik baru berjalan tertib dan kondusif.
“Posko ini bukan hanya tempat bertanya, tetapi juga bentuk pelayanan publik agar masyarakat merasa terbantu dan terlayani dengan baik,” pungkasnya. (rda)
Editor : rudi