Desak Muswil Segera Digelar, MD KAHMI Denpasar Soroti Pentingnya Regenerasi Kepemimpinan

Reporter : LANI
Desak Muswil; Ketua MD KAHMI Denpasar.

JEMBRANA | Majelis Daerah Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kota Denpasar secara tegas mendesak Pengurus Majelis Wilayah (MW KAHMI) untuk segera melaksanakan Musyawarah Wilayah (Muswil). Desakan ini muncul sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan organisasi dan pentingnya regenerasi kepemimpinan yang sehat dan demokratis di tubuh KAHMI.

 

Sebagai organisasi yang menghimpun alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), KAHMI memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa, khususnya dalam melahirkan pemikiran-pemikiran kritis, kontribusi sosial, serta penguatan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Sejak berdiri, KAHMI dikenal sebagai wadah berhimpunnya intelektual Muslim dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari akademisi, birokrat, hingga pengusaha.

 

Ketua Majelis Daerah KAHMI Kota Denpasar, Ruslan, menegaskan bahwa pelaksanaan Muswil bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, serta penyegaran kepengurusan di tingkat wilayah.

 

“Muswil adalah ruh dari dinamika organisasi. Ini bukan hanya soal pergantian kepengurusan, tetapi bagaimana KAHMI tetap relevan dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujar Ruslan saat ditemui di Denpasar.

 

Ia menambahkan, keterlambatan pelaksanaan Muswil berpotensi menghambat jalannya program kerja organisasi, sekaligus melemahkan semangat kader dalam berkontribusi aktif di tengah masyarakat.

 

“Kami di daerah berharap MW KAHMI segera mengambil langkah konkret. Jangan sampai terjadi kevakuman yang berkepanjangan. Regenerasi itu penting agar organisasi tetap hidup dan progresif,” tegasnya.

 

Ia juga menyampaikan harapan agar Muswil dapat segera dijadwalkan secara terbuka dan transparan, sehingga seluruh elemen alumni dapat berpartisipasi aktif dalam proses tersebut.

 

Desakan ini sekaligus menjadi refleksi atas pentingnya tata kelola organisasi yang baik (good governance), termasuk dalam hal kepatuhan terhadap AD/ART organisasi serta komitmen menjaga marwah KAHMI sebagai organisasi intelektual yang independen dan berintegritas.

 

Dengan digelarnya Muswil dalam waktu dekat, diharapkan KAHMI wilayah Bali dapat kembali solid, adaptif, dan mampu memainkan peran strategisnya dalam pembangunan daerah serta penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.(*)

 

Editor : Lani

Peristiwa
5 Berita Teratas Pekan Ini
Berita Terbaru