Surabaya – Cabang olahraga Tarung Derajat kembali menegaskan eksistensinya melalui gelaran Kejuaraan Piala Wali Kota Surabaya VII Tahun 2026 yang berlangsung meriah dan penuh persaingan ketat.
Ajang ini diikuti para atlet terbaik Surabaya yang bertanding dalam 23 kelas, mencerminkan tingginya antusiasme sekaligus pesatnya pembinaan olahraga bela diri di Kota Pahlawan.
Dalam kejuaraan tersebut, Satlat 41 tampil sebagai kekuatan dominan dengan meraih gelar juara umum. Mereka mengoleksi 5 medali emas, 6 perak, dan 11 perunggu dengan total 43 poin, unggul dari para pesaingnya di tingkat kota.
Ketua Umum Tarung Derajat Surabaya, Sukma Sahadewa, mengapresiasi kelancaran penyelenggaraan kejuaraan yang sarat nilai sportivitas. Ia menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter generasi muda.
“Tarung Derajat mengajarkan keberanian, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah. Harapannya, kejuaraan ini terus berlanjut dan melahirkan atlet berprestasi hingga level nasional dan internasional,” ujarnya, di Surabaya, Kamis(16/4/2026).
Dukungan serupa disampaikan Kepala Bidang Olahraga, Indriatno Heryawan, yang menilai kejuaraan ini sebagai bagian penting dalam pembangunan prestasi olahraga daerah.
Menurutnya, komitmen Pemerintah Kota Surabaya dalam pembinaan berkelanjutan mulai menunjukkan hasil positif.
Ketua KONI Surabaya, Arderio Hukom, turut menekankan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas atlet.
Ia memastikan KONI akan terus mendukung seluruh cabang olahraga, termasuk Tarung Derajat, agar mampu bersaing di tingkat regional dan nasional.
Sementara itu, pelatih utama Tarung Derajat Surabaya, Dedi, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kejuaraan. Ia berharap jumlah peserta terus meningkat demi kemajuan olahraga ini di masa depan.
Dari sisi pembinaan, Soleh menilai kejuaraan ini sebagai langkah konkret dalam membentuk generasi muda yang tangguh dan menjauhkan mereka dari pengaruh negatif sosial.
Semangat juang juga terlihat dari para atlet. Juara 1 putri, Carissa Putri Lesmana, mengaku bangga dapat berpartisipasi dalam ajang kompetitif tersebut. Ia menyebut kejuaraan ini sebagai wadah penting untuk mengasah kemampuan sekaligus menjunjung tinggi sportivitas.
Hal senada disampaikan juara 1 putra, Kenzie Zackariah, yang mengapresiasi peran pelatih dalam membentuk fisik, mental, dan karakter atlet secara menyeluruh.
Pesan inspiratif datang dari pelatih senior, Leamono Mardiyanto, yang menekankan pentingnya konsistensi latihan dan mental juang. Ia mengingatkan bahwa kejuaraan berkelanjutan akan meningkatkan jam terbang atlet dan memperkuat daya saing mereka.
Kejuaraan Piala Wali Kota Surabaya VII 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga momentum strategis dalam memperkuat pembinaan atlet serta menanamkan nilai disiplin, karakter, dan sportivitas.
Dengan semangat “Surabaya Maju, Wani Juara”, Tarung Derajat diharapkan terus berkembang dan melahirkan atlet unggulan yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional hingga internasional.
Editor : Mohammad