SURABAYA – Polemik pembangunan SMPN Tambak Wedi yang tak kunjung rampung terus berlanjut, Anggota Komisi C DPRD Surabaya,dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Faris Abidin menilai, kondisi tersebut mencerminkan lemahnya keseriusan dalam penanganan proyek strategis di sektor pendidikan.
Baca juga: Neng Ais Yakin Muscab PKB Surabaya Lahirkan Soliditas Struktur Partai Yang Responsif Untuk Rakyat
Mangkraknya pembangunan sekolah ini,kata Mas Faris (sapaan akrabnya), bukan sekadar persoalan teknis, melainkan telah berdampak langsung pada masyarakat, khususnya warga di wilayah pinggiran kota Surabaya yang sangat membutuhkan tambahan fasilitas pendidikan negeri.
"Keterlambatan proyek ini berpotensi mempersempit akses siswa baru, terlebih menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Kondisi ini, dapat memicu ketimpangan dan menyulitkan keluarga yang mengandalkan sekolah negeri sebagai pilihan utama,"tutur Mas Faris Pada Warta Artik.id Selasa (07/04).
Mas Faris juga menegaskan, ketidakjelasan nasib proyek sekolah tersebut merugikan warga pinggiran yang sangat bergantung pada fasilitas pendidikan negeri. SMPN Tambak Wedi seharusnya menjadi solusi atas keterbatasan daya tampung sekolah yang ada diwilayah tersebut.
“Ini menyangkut hak dasar anak-anak untuk mendapatkan pendidikan. Jangan sampai karena lambannya penanganan, mereka kehilangan kesempatan bersekolah di negeri,” ungkapnya.
Baca juga: Cak YeBe Dukung Rotasi 78 Pejabat Pemkot Surabaya Berbasis Kinerja Bukan "Circle"
Lebih lanjut,Politisi Muda PKS Surabaya itu mendesak adanya langkah konkret serta percepatan penyelesaian pembangunan. Ia menekankan agar sisa waktu sebelum SPMB dimanfaatkan secara maksimal, sehingga sekolah tersebut dapat segera difungsikan, atau setidaknya tersedia solusi alternatif yang jelas bagi calon peserta didik.
“SPMB sudah di depan mata. Pemerintah Kota Surabaya harus hadir memberikan kepastian. Jangan sampai masyarakat terus menunggu tanpa kejelasan,” ujarnya.
Baca juga: WFH Jumat ASN Surabaya, DPRD Minta Implementasi Tak Sekadar Formalitas
Dirinya juga mengingatkan pentingnya pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Surabaya, termasuk kawasan pinggiran. pembangunan sekolah seperti SMPN Tambak Wedi merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan keadilan pendidikan.
“Kalau dibiarkan berlarut, ini bukan hanya soal proyek mangkrak,tapi soal kepercayaan publik terhadap pemerintah kota Surabaya,” pungkasnya.
Editor : rudi