500 Tahun Menunggu, Warga Desa Suwat Berhasil Wujudkan Melasti di Pura Beji Siwa Melahangge

GIANYAR | ARTIK.ID - Hari yang penuh haru dan kebanggaan menyelimuti Desa Adat Suwat, Gianyar, saat akhirnya, setelah menunggu lebih dari 500 tahun, warga desa berhasil mewujudkan Melasti di Pura Beji Siwa Melahangge. Peristiwa bersejarah ini terjadi pada 10 Maret 2024, bertepatan dengan pahing Kuningan dan pengerupukan, menandai pencapaian cita-cita leluhur yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Bendesa Adat Suwat, Ngakan Putu Sudibya, ST, menyampaikan rasa bangga dan haru atas kelancaran acara Melasti tersebut. "Hari ini merupakan hari yang bersejarah bagi desa adat Suwat karena kami berhasil merealisasikan cita-cita leluhur yang tertunda selama beberapa abad. Ini adalah berkah dari leluhur kami, dan semuanya dapat terwujud berkat dukungan penuh krama desa adat Suwat dan restu sesuhunan," ujar Ngakan Putu Sudibya.

Baca Juga: Tagel Winarta Raih Suara 50 Ribu di Dapil Gianyar

Pemelastian Melasti di Pura Beji Siwa Melahangge memiliki makna mendalam bagi warga Desa Adat Suwat. Prosesi tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan menyambut Hari Raya Nyepi. Setelah Melasti, warga akan melanjutkan dengan ide betara melukatan kepura beji siwa melangge, kehaturan-kehaturan, dan pudal ke Pura Bale Agung Melinggih.

Baca Juga: BPR Lestari Berkomitmen Mendukung Pembangunan Desa Temesi melalui Program CSR

"Spirit dan makna nyepi bagi kami sangat penting. Setelah Melasti, kami akan menjalani prosesi pengerupukan sebagai persiapan menyambut Hari Raya Nyepi. Harapannya, dengan nyepi, kami bisa melakukan evaluasi diri, kembali ke dalam, dan berkontribusi positif untuk menjaga kekuatan dan keharmonisan bali di tanah Bali," tambah Ngakan Putu Sudibya.

Baca Juga: Program PKK Provinsi Bali Mendorong Pembangunan Ekonomi Lokal melalui Seni dan Budaya

Perayaan Nyepi di Desa Adat Suwat juga mencakup upacara pengarakhan ogoh-ogoh yang akan diarak ke Catuspate Desa adat Suwat. Puncak acara pengerupukan direncanakan akan dilaksanakan sekitar pukul 18.30 WITA. Desa Adat Suwat berharap bahwa perayaan Nyepi tahun ini akan membawa kedamaian, kesucian, dan keharmonisan bagi seluruh masyarakat Bali. (lani)

Editor : LANI