Tim KPU Melakukan Monitoring Pemungutan Suara Ulang Pemilu 2024 di Kuala Lumpur

Foto: Dok KPU RI/ARTIK.ID
Foto: Dok KPU RI/ARTIK.ID

JAKARTA | ARTIK.ID - Anggota KPU Idham Holik, Yulianto Sudrajat, Mochammad Afifuddin, dan Betty Epsilon Idroos bersama Sekretaris Jenderal KPU Bernad Dermawan Sutrisno melakukan monitoring persiapan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilu Tahun 2024 di Kuala Lumpur yang digelar di World Trade Center, Sabtu (9/3/2024).

Persiapan PSU ini meliputi simulasi pengamanan dengan Satgas PAM TPSLN dari Polri, dilanjutkan melihat tempat registrasi pemilih, bilik suara, serta pengiriman logistik ke 22 TPSLN dan 120 KSK dari KBRI Kuala Lumpur.

Baca Juga: Hasyim Lantik Anggota KPU Baru, Minta Segera Beradaptasi dengan Ritme Kerja Pemilu

Turut mendampingi, jajaran pejabat Eselon I dan II, serta perwakilan Polri.

Sehari sebelumnya, Ketua KPU Hasyim Asy’ari melantik Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) pada wilayah kerja perwakilan di Kuala Lumpur secara daring dari kantor KPU.

"Terima kasih atas partisipasi dan kesediaan para KPPSLN yang dilantik. Mengingat situasi yang terjadi pada Pemilu 2024 di Kuala Lumpur hingga terbitnya rekomendasi Bawaslu. Oleh karena itu, saya meminta semua kembali mempelajari peraturan perundang-undangan, terutama petunjuk teknis Pemungutan Suara Ulang," kata Hasyim.

Baca Juga: Antusiasme Pemungutan Suara Ulang di Kuala Lumpur Menurun, Ini Kata Idham Holik

Hasyim juga menjelaskan PSU ini hanya akan dilakukan dengan dua metode, yaitu TPSLN dan Kotak Suara Keliling (KSK).

Sehingga setiap TPSLN dan KSK akan ada petugas KPPSLN dan tim dari Sekretariat Jenderal KPU untuk supervisi dan membantu agar pelaksanaan berjalan tertib, transparan, akuntabel, serta sesuai asas Luber Jurdil.

Baca Juga: Antusiasme Pemungutan Suara Ulang di Kuala Lumpur Menurun, Ini Kata Idham Holik

Hasyim juga mengingatkan khusus untuk KSK, pemilih harus difoto bersama identitasnya seperti KTP dan paspor, serta memastikan WNI tersebut terdaftar dalam DPT dan dicatat dalam daftar hadir.

(red)

Editor : Slow