Hari Anti Bullying, Khofifah Indar Parawansa Minta Masyarakat Lebih Peduli pada Anak

Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa.
Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa.

SURABAYA | ARTIK.ID - Peringatan Hari Anti Perundungan Internasional yang jatuh hari ini, Jumat (23/2) merupakan momentum untuk meningkatkan kepedulian dan bersama sama mencegah perundungan atau bullying.

Dalam hal ini, Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, momentum ini diperingati dua kali dalam setahun. Yaitu di hari Jumat terakhir bulan Februari dan Jumat pekan ketiga di bulan November setiap tahunnya.

Baca Juga: Khofifah Indar Parawansa Dorong Koperasi Terus Beradaptasi dengan Ekonomi Digital

"Saat ini, kita masih perlu untuk mengajak seluruh masyarakat Indonesia agar meningkatkan kepekaan dan kepedulian sosial untuk mencegah perundungan. Terutama perundungan pada anak," ungkap Khofifah.

Baca Juga: Ambisi Raih Emas di PON XXI, Tim Karate Jatim Berlatih Tanding dengan Atlet Timnas Korea Selatan

Di Indonesia aksi perundungan masih sering terjadi, terutama di sekolah masih banyak ditemukan kasus bullying dan bahkan sampai berdampak fatal pada korban. Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama.

"Mari bersama kita tingkatkan kepedulian untuk mencegah perundungan. Baik di sekolah, di rumah maupun di lingkungan sosial kita," pungkas Khofifah.

Baca Juga: Khofifah Indar Parawansa Sebut Jatim Cetak Sejarah Baru, Angka Kemiskinan Tembus 1 Digit

(diy)

Editor : Fudai