Khofifah Indar Parawansa Minta Bank Jatim Waspada Dampak Politik Dunia Tahun 2024

Khofifah pimpin Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT. Bank Jatim.
Khofifah pimpin Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT. Bank Jatim.

SURABAYA | ARRIK.ID - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2023, yang dihelat di Ruang Bromo, bankjatim Kantor Pusat Surabaya, Rabu (7/2).

Agenda RUPS Tahunan tersebut terdiri dari, Persetujuan Laporan Tahunan Perseroan Mengenai Keadaan Jalannya Perseroan Selama Tahun Buku 2023. Termasuk Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Selama Tahun Buku 2023 dan Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2023;

Baca Juga: Menjadi Pembicara pada PKN di BPSDM Jatim, Khofifah Indar Parawansa Ungkap Tiga Hal

Lalu ada penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan Tahun Buku 2023. Termasuk Pemberian Bonus Bagi Pegawai Serta Tantiem dan Remunerasi Untuk Direksi Dan Dewan Komisaris;

Serta memberikan Kuasa Kepada Dewan Komisaris Untuk Menunjuk Kantor Akuntan Publik Dalam Mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2024.

Kemudian ada persetujuan Aksi Korporasi Perseroan, perubahan Peraturan Dana Pensiun, dan perubahan Susunan Pengurus Perseroan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berpesan, tahun 2024 adalah tahun politik bagi banyak negara. Setidaknya ada 57 negara yang akan menggelar pemilu tahun ini. Selain pemilu Indonesia, ada juga beberapa pemilu yang berpotensi menarik perhatian dunia.

"Yang paling menjadi perhatian dunia yakni pemilu AS pada bulan November, pemilu India bulan April, dan pemilu rusia bulan Maret," kata Khofifah.

Baca Juga: Khofifah Optimis Proyek Energi Terbarukan Bisa Dorong Ekonomi Petani Garam Madura

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa ketidakpastian kebijakan ekonomi akan meningkat menjadi 13 persen lebih tinggi pada bulan sebelum dan sesudah pemilu.

"Ketidakpastian itu meningkat karena ada polarisasi pandangan hingga sikap wait and see para investor," ujar Khofifah.

Di tengah dinamisnya kondisi perekonomian nasional dan regional, bank jatim mampu membukukan kinerja keuangan di Tahun Buku 2023 dengan sangat baik.

Sebagai informasi saat ini total aset Bank Jatim mencapai Rp 103,85 Triliun atau tumbuh 0,80% dibandingkan tahun sebelumnya (YoY) dan laba bersih tahun 2023 tercatat Rp 1,47 triliun.

Baca Juga: Takziyah ke Rumah Anggota KPPS yang Meninggal, Khofifah Sebut Pejuang Demokrasi

Ekspansi kredit yang dikeluarkan Bank Jatim berikan berada di angka Rp 54,76 triliun atau naik 18,54% (YoY).

"Angka penyaluran kredit tersebut tumbuh di atas rata-rata  pertumbuhan kredit nasional yang hanya sebesar 10,3%,” tegasnya

(red)

Editor : Fudai