artik.id skyscraper
artik.id skyscraper

Shayne Pattynama Sebut BRI Super League Lebih Mengandalkan Fisik: Tak Ada Laga Mudah di Indonesia

avatar Mohammad
  • URL berhasil dicopy

JAKARTA-Bek kiri Persija Jakarta, Shayne Pattynama, mulai merasakan kerasnya atmosfer BRI Super League sejak bergabung pada Januari 2026. Meski baru tiga kali tampil dan semuanya sebagai pemain pengganti, pemain berdarah Belanda-Indonesia itu sudah bisa membaca karakter kompetisi Tanah Air.

Dalam agenda FC Mobile Ngabuburit 2026 di M Bloc, Jakarta Selatan, Minggu (21/2), Pattynama blak-blakan membandingkan liga Indonesia dengan kompetisi yang pernah ia jalani di Belanda dan Thailand. Menurutnya, intensitas permainan di Indonesia sangat tinggi dan menuntut kesiapan fisik maksimal sepanjang laga.

“Liganya sangat mengandalkan fisik, pemain naik-turun dengan cepat, dan sangat menuntut stamina. Kualitas liganya bagus dengan banyak pemain berkualitas. Tidak ada laga yang mudah, setiap pertandingan adalah tantangan,” ujarnya kepada wartawan.

Pernah merumput di Liga Belanda, Norwegia, Belgia hingga Thailand, Pattynama menilai atmosfer persaingan di Indonesia tak kalah ketat. Ia bahkan mengaku sudah mendapat “peringatan” dari rekannya di Timnas Indonesia, Jordi Amat, tentang beratnya bermain di kompetisi domestik.

“Saat pertama kali berbincang dengan Jordi Amat, dia sudah bilang bahwa tidak mudah main di sini. Akan sangat menantang dan setiap laga terasa berat. Tapi saya suka tantangan,” katanya.

Tak hanya soal tempo permainan, Pattynama juga memuji kualitas pemain lokal. Ia menilai talenta Indonesia mampu bersaing, terlebih dengan dukungan pemain asing yang memperkaya warna kompetisi.

“Pemain lokal Indonesia sangat bagus, begitu juga pemain asal Brasil dan negara lainnya,” tambahnya.

Pengalaman panjangnya berkarier di Eropa sejak 2017 hingga 2025 sebelum akhirnya berlabuh ke Indonesia menjadi modal penting bagi Pattynama. Kini, ia bertekad membuktikan diri dan memberi kontribusi lebih besar bagi Macan Kemayoran di tengah ketatnya persaingan BRI Super League.

Editor :