Berkunjung ke Sejumlah SMK di Surakarta, Ganjar Lihat Ruang Pabrik Memasak

avatar Artik News

SURAKARTA | ARTIK.ID - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) saat berolahraga di Kota Surakarta, Rabu (01/03/2023) pagi. Di antara sekolah itu ada yang sudah bermitra dan mendapatkan bantuan dari perusahaan ternama.

Sekolah pertama yang dikunjungi Ganjar saat berolahraga adalah SMKN 4 Surakarta. Begitu memasuki gerbang sekolah, Ganjar langsung disambut histeris oleh para pelajar yang berkumpul di depan gedung.Ternyata mereka sedang berdiskusi dengan sejumlah guru, terkait persiapan acara peresmian sekolah yang bermitra dengan perusahaan.

Baca Juga: Dorong Inovasi Anak Muda, Ganjar Resmikan Hetero Space di Banyumas

“Tadi nengok saja pas olahraga. Ada beberapa SMK dan SMA tadi. Ada SMK yang sedang persiapan untuk menunjukkan karyanya. Itu menarik. Ini yang nanti mau ikut peresmian SMK yang dibantu oleh beberapa perusahaan,” kata Ganjar.

Mendengar para pelajar sedang praktik memasak, Ganjar pun langsung bersemangat untuk melihatnya. Ia kemudian menyusuri lorong sekolah menuju ruang praktik memasak.

Sepanjang lorong yang dia susuri, Ganjar terus disapa oleh para pelajar. Begitu sampai di ruang praktik, pelajar yang sedang asyik memasak terkejut dan seketika berteriak kegirangan lantaran dapat bertemu gubernurnya.

Baca Juga: Wagub Maluku Utara Bertemu Ganjar untuk Belajar SPBE Jateng

Ganjar kemudian berkeliling melihat hasil karya berupa berbagai jenis masakan yang dimasak oleh para pelajar. Ia juga terkesan dengan kepercayaan diri para pelajar saat menunjukkan karyanya.

“Mereka menunjukkan dengan kepercayaan diri, mereka yang punya cita-cita jadi chef, menurut saya praktik-praktik yang sekarang sedang dikerjakan mesti diapresiasi, dan nanti akan kita lihat hasil-hasil karya mereka,” ungkapnya.

Selain SMKN 4 Surakarta, Ganjar juga mengunjungi SMAN 4 Surakarta dan SMKN 2 Surakarta. Saat berada di SMKN 2 Surakarta, Ganjar diajak melihat gedung dan ruangan yang dibangun menggunakan dana bantuan perusahaan otomotif.

“Tadi coba lihat SMK yang sudah dibantu, sudah dibangun dan mereka memanfaatkan fasilitas itu. Apakah hasilnya cukup menarik, apakah cukup bisa menunjukkan hasil yang jauh berkualitas. Nah, ruang-ruang praktik itulah yang nanti akan kita lihat dari karya anak-anak SMK,” katanya.

(ul/ara)

Editor : Fudai