Pamekasan – Seekor anak ayam jenis elba dengan kondisi berkaki empat menjadi perhatian warga di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Keunikan tersebut membuat pemiliknya, Muhamad Azhar (34), terkejut karena ayam itu tetap sehat dan mampu berjalan normal layaknya anak ayam lainnya.
Azhar mengatakan, keanehan tersebut baru disadarinya sehari setelah telur menetas. Saat proses penetasan, ia mengira kaki tambahan yang terlihat merupakan kaki anak ayam lain karena banyak telur menetas secara bersamaan.
Setelah diamati lebih dekat, ternyata satu ekor anak ayam memiliki empat kaki. Dua kaki utama berfungsi normal untuk berjalan, sedangkan dua kaki tambahan berada di sisi kanan dan kiri serta hanya menggantung tanpa berfungsi.
Meski memiliki kelainan fisik, kondisi anak ayam tersebut dinilai sehat dan aktif. Azhar menduga fenomena itu merupakan kelainan genetik, sebagaimana yang pernah ia temukan dari informasi yang dibacanya.
Anak ayam unik tersebut berasal dari hasil ternak miliknya sendiri yang ditetaskan menggunakan mesin penetas. Berbeda dengan anak ayam lainnya yang langsung terjual sebagai bibit ayam petelur, Azhar memutuskan untuk memelihara ayam berkaki empat itu dan tidak menjualnya.
"Ini unik, saya akan pelihara sendiri dan tidak akan dijual. Semoga bisa bertahan hidup," ujar Azhar.
Ia menambahkan, permintaan ayam elba sebagai bibit petelur cukup tinggi sehingga anak ayam yang baru menetas biasanya langsung habis terjual. Sementara ayam elba berusia sekitar empat bulan dijual dalam paket dengan harga berkisar Rp900 ribu hingga Rp1,2 juta karena sudah mendekati masa bertelur.
Editor : Mohammad