artik.id skyscraper
artik.id skyscraper

Dari Ziarah Wali 5, Agus Mashuri Dorong Kader Muda NU Sambikerep Jadi Generasi Berkarakter

avatar rudi
  • URL berhasil dicopy
Suasana Agus Mashuri melepaskan Ziarah Wali 5 dan Tadabbur Alam MWC NU Sambikerep(doc.AMH)
Suasana Agus Mashuri melepaskan Ziarah Wali 5 dan Tadabbur Alam MWC NU Sambikerep(doc.AMH)

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Agus Mashuri, turut memberikan dukungan terhadap kegiatan kader muda Nahdlatul Ulama (NU) melalui pelepasan peserta ziarah Wali 5 dan tadabbur alam yang digelar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Sambikerep Minggu (06/09).

Kegiatan tersebut diikuti kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Sambikerep. Pelepasan peserta menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang tidak hanya diarahkan untuk memperkuat nilai spiritual, tetapi juga membangun kebersamaan dan karakter generasi muda.

 

Agus Mashuri menilai kegiatan ziarah wali memiliki nilai penting bagi para kader muda. Selain menjadi sarana untuk mengenang perjuangan para ulama, kegiatan tersebut juga dapat menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda agar semakin memahami sejarah dan tradisi keislaman yang berkembang di Jawa.

Menurutnya, kader IPNU dan IPPNU merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan tradisi keagamaan sekaligus mempersiapkan generasi penerus NU.

“Ziarah bukan sekadar perjalanan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengambil keteladanan dari para wali dan ulama. Anak-anak muda perlu mengetahui sejarah perjuangan para pendahulu agar memiliki pijakan dalam melangkah ke depan,” tuturnya pada Warta artik.id

 

Politisi Muda PPP Surabaya itu berharap kegiatan Tadabbur Alam dan Ziarah Wali 5 dapat memberikan pengalaman positif bagi seluruh peserta. Menurut dia, perpaduan antara ziarah dan tadabbur alam juga dapat menjadi sarana membangun kekompakan antarkader.

Ia menambahkan, kegiatan positif yang melibatkan pelajar dan generasi muda perlu terus didukung. Sebab, pembentukan karakter tidak hanya berlangsung melalui pendidikan formal, tetapi juga melalui pengalaman, interaksi sosial, serta kegiatan keagamaan.

“Yang paling penting bagaimana anak-anak muda ini bisa mengambil nilai dari perjalanan yang mereka lakukan. Ada nilai spiritual, kebersamaan, kedisiplinan, dan kepedulian yang bisa tumbuh dari kegiatan seperti ini,” ungkapnya.

 

Sementara itu, MWC NU Sambikerep berharap kegiatan ziarah Wali 5 dan tadabbur alam ini dapat menjadi bagian dari proses kaderisasi IPNU-IPPNU. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan kader muda terhadap ulama, sejarah Islam, serta tradisi Nahdlatul Ulama.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya ruang bagi generasi muda untuk berkembang melalui kegiatan keagamaan, sosial, dan kebersamaan di lingkungan masyarakat.(rda)

Editor :