artik.id skyscraper
artik.id skyscraper

Tokoh Tanah Abang Sebut Kinerja Wali Kota Arifin Terbukti Lewat Program Nyata

avatar Mohammad
  • URL berhasil dicopy

Jakarta – Dukungan terhadap kinerja Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, terus mengalir di tengah maraknya kritik yang beredar di media sosial. Sejumlah tokoh masyarakat Tanah Abang menilai penilaian terhadap kepala daerah seharusnya didasarkan pada fakta di lapangan dan hasil kerja nyata, bukan sekadar opini yang berkembang di ruang digital.

Tokoh muda Tanah Abang sekaligus pengacara, H. Okis Bangkit, SH, mengatakan kritik merupakan bagian penting dari demokrasi. Namun, menurutnya, kritik akan lebih bermanfaat apabila disampaikan secara objektif, proporsional, dan didukung data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Okis menilai anggapan bahwa Arifin hanya mengandalkan pencitraan di media sosial tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Ia menyebut Wali Kota Jakarta Pusat aktif turun langsung ke lapangan untuk memantau berbagai persoalan masyarakat serta memastikan program pembangunan berjalan dengan baik.

Salah satu bentuk keterbukaan tersebut terlihat melalui agenda rutin setiap Selasa malam, saat Arifin berdialog langsung dengan warga Jakarta Pusat untuk mendengarkan aspirasi dan mencari solusi atas berbagai persoalan. Bahkan, Arifin disebut memberikan akses komunikasi langsung kepada masyarakat melalui nomor telepon pribadinya.

Menurut Okis, sejumlah program yang telah direalisasikan menjadi bukti nyata kepemimpinan Arifin. Di antaranya perbaikan infrastruktur melalui pengaspalan Jalan Pasar Baru Barat dan Jalan Karet Bivak, program bedah rumah bagi warga kurang mampu dan korban kebakaran, hingga revitalisasi kawasan Kebon Kacang serta penataan wilayah Jati Petamburan.

Selain itu, perhatian terhadap sektor pendidikan juga ditunjukkan dengan kunjungan langsung Arifin kepada anak-anak yang terancam putus sekolah agar tetap mendapatkan hak pendidikan. Ia juga rutin bersepeda setiap Rabu pagi untuk memantau kebersihan lingkungan, kondisi fasilitas umum, dan persoalan yang membutuhkan penanganan cepat.

Okis menegaskan, publikasi aktivitas di media sosial seharusnya dipandang sebagai bentuk transparansi pemerintahan dan sarana mempercepat respons terhadap aspirasi masyarakat, bukan sekadar pencitraan.

Pandangan serupa disampaikan H. Bardata, putra tokoh legendaris Tanah Abang Bang Yusuf Muhi atau Bang Ucu. Ia menilai kritik terhadap pemerintah tetap diperlukan sebagai bahan evaluasi, namun harus disampaikan secara beretika, objektif, dan berdasarkan fakta yang dapat diuji.

Menurutnya, masyarakat Jakarta Pusat dapat menilai sendiri kinerja Wali Kota Arifin melalui berbagai program yang telah dirasakan manfaatnya oleh warga.

Editor :