artik.id skyscraper
artik.id skyscraper

Penemuan Mayat Bayi Perempuan di Sungai Brantas Kota Malang Masih Diselidiki Polisi

avatar Fudai
  • URL berhasil dicopy

MALANG – Penemuan mayat bayi di Sungai Brantas menggegerkan warga kawasan Embong Brantas, Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Rabu (3/6/2026) siang. 

Jenazah bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan tersangkut di tumpukan sampah di aliran sungai dan kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 12.25 WIB oleh Purwanto (38), warga Jalan Muharto Gang 7, Kota Lama, saat mencari besi tua di tepian Sungai Brantas.

Temuan itu segera dilaporkan kepada warga sekitar sebelum diteruskan kepada aparat setempat dan kepolisian.

Menurut keterangan, Purwanto awalnya menyusuri bantaran sungai untuk mencari barang bekas. Saat itu ia melihat sesosok tubuh bayi dalam posisi tertelungkup yang tersangkut di antara tumpukan sampah.

Setelah didekati, tubuh bayi diketahui sudah mengeluarkan bau menyengat. Purwanto kemudian melaporkan temuannya kepada Agus (36), warga Jalan Embong Brantas Gang 2 Nomor 1590, yang selanjutnya menyampaikan informasi tersebut kepada aparat wilayah sekitar pukul 12.50 WIB.

Babinsa Kelurahan Kiduldalem, Serda Suryadi, membenarkan adanya laporan penemuan jenazah bayi tersebut.

"Awalnya kami dihubungi oleh Pak Agus yang menerima informasi dari Pak Purwanto. Saat itu Pak Purwanto sedang mencari besi tua di sungai dan menemukan jenazah bayi di aliran Sungai Brantas," ujar Serda Suryadi.

Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, bayi yang ditemukan diketahui berjenis kelamin perempuan.

Kondisi jenazah yang telah mengeluarkan bau menyengat diduga menandakan bayi tersebut telah berada di aliran sungai selama lebih dari tiga hari.

Petugas juga memperkirakan bayi itu masih dalam kondisi baru dilahirkan saat pertama kali dibuang ke Sungai Brantas. Namun, usia pasti bayi maupun penyebab kematiannya masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

Setelah menerima laporan, petugas gabungan dari TNI, kepolisian, dan unsur terkait langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan area sekaligus mengevakuasi jenazah. Sejumlah warga terlihat memadati bantaran sungai setelah kabar penemuan tersebut menyebar.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhikin, membenarkan adanya penemuan mayat bayi tersebut. Ia menyatakan proses penyelidikan masih berlangsung.

"Benar, saat ini masih dalam proses penyelidikan," kata Lukman.

Jenazah bayi selanjutnya dibawa ke Kamar Jenazah RSUD Dr. Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk menjalani visum.

Pemeriksaan itu dilakukan guna mengetahui penyebab kematian sekaligus mendukung upaya pengungkapan identitas korban maupun pihak yang diduga bertanggung jawab atas pembuangan bayi tersebut.

Hingga saat ini, Satreskrim Polresta Malang Kota masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan mendalami seluruh temuan di lokasi. 

Proses penemuan mayat bayi di Sungai Brantas tersebut masih terus dikembangkan untuk mengungkap penyebab kematian serta pihak yang terlibat. (diy)

Editor :