SURABAYA - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) 2026, Hotel Dafam Pasific Caesar Surabaya bersama Aliansi Wartawan Surabaya (AWS) dan BNN Kota Surabaya menggelar sosialisasi pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini menyasar anggota Karang Taruna di wilayah Kecamatan Kalijudan, Sabtu (9/5).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara sosial dan edukasi untuk memeriahkan HJKS tahun ini. Selain sosialisasi, acara juga diramaikan dengan bazar UMKM yang digelar dua kali dalam sepekan selama Mei 2026.
Bazar tersebut diselenggarakan oleh Koperasi Awal Wira Sukses (KOPAWAS), koperasi yang dibentuk oleh Aliansi Wartawan Surabaya (AWS) sebagai wadah pemberdayaan pelaku usaha kecil dan masyarakat sekitar.
Sosialisasi narkoba dilakukan sebagai upaya memperluas pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika. Peserta juga diberikan edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan pergaulan yang sehat agar terhindar dari pengaruh negatif.
Perwakilan Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kota Surabaya, Eni Hanifa, mengatakan angka penyalahgunaan narkoba di Indonesia masih cukup tinggi hingga saat ini.
“Kami hadir untuk menyebarluaskan edukasi mengenai pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba, khususnya kepada generasi muda. Saat ini prevalensi pengguna narkoba di Indonesia mencapai sekitar 4,15 juta orang,” ujarnya.
Hanifa menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, narkoba dibagi menjadi tiga golongan dan hampir seluruh jenisnya sudah beredar di Indonesia.
Peserta sosialisasi berasal dari anggota Karang Taruna se-Kecamatan Kalijudan. Melalui kegiatan ini, BNN berharap para pemuda memiliki ketahanan diri yang kuat sehingga mampu menolak ajakan menggunakan narkoba.
“Lingkungan dan pergaulan memiliki pengaruh besar terhadap penyalahgunaan narkoba. Karena itu kami berharap para pemuda di Surabaya bisa lebih selektif dalam memilih teman dan lingkungan,” tambahnya.
Salah satu peserta, Naz Siti dari Karang Taruna Kelurahan Banyaksangka, mengaku mendapat banyak wawasan baru setelah mengikuti sosialisasi tersebut.
Ia mengatakan, materi yang disampaikan membuat peserta lebih memahami jenis-jenis narkoba, ciri pengguna, hingga program rehabilitasi yang dimiliki BNN.
“Sekarang saya jadi tahu bagaimana mengenali pengguna narkoba dan ke mana harus mengarahkan jika ada keluarga atau tetangga yang membutuhkan rehabilitasi,” katanya.
Menurut Naz, edukasi tentang narkoba sangat penting karena peredarannya kini semakin mudah dan bisa masuk melalui berbagai cara, termasuk melalui makanan maupun minuman.
“Generasi muda perlu terus mendapatkan sosialisasi seperti ini supaya lebih waspada terhadap bahaya narkoba,” ujarnya. (red)
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin sadar akan bahaya penyalahgunaan narkotika dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat, aman, serta bebas narkoba sejalan dengan semangat Hari Jadi Kota Surabaya 2026. (red)
Editor : Fudai