artik.id skyscraper
artik.id skyscraper

DPR Imbau Jamaah Haji Fokus Ibadah Usai Kecelakaan Bus di Madinah

avatar Mohammad
  • URL berhasil dicopy

Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, mengimbau jamaah haji Indonesia untuk memprioritaskan pelaksanaan ibadah dan menghindari aktivitas di luar agenda utama yang berpotensi menimbulkan risiko maupun kelelahan berlebih.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul kecelakaan bus yang menimpa jamaah haji Indonesia di kawasan Jabal Magnet, Madinah, pada Selasa (28/4).

“Atas nama Komisi VIII DPR RI, saya menyampaikan keprihatinan atas kecelakaan tersebut. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, dan para jamaah yang terluka telah mendapatkan penanganan medis dengan cepat,” ujar Atalia dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Ia menegaskan bahwa keselamatan jamaah harus menjadi prioritas utama selama pelaksanaan ibadah haji. Hal itu sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 yang menitikberatkan pada perlindungan jamaah.

Menurut Atalia, pembatasan aktivitas di luar agenda resmi serta kepatuhan terhadap arahan petugas menjadi langkah penting dalam meminimalisasi risiko selama ibadah berlangsung.

Di sisi lain, ia mengapresiasi respons cepat berbagai pihak, termasuk Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, serta KJRI Jeddah, yang telah memberikan penanganan dan pendampingan kepada jamaah terdampak.

Komisi VIII DPR RI, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan guna memastikan pelayanan dan pemulihan jamaah berjalan optimal.

Sementara itu, Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan bus jamaah dari Kloter SUB-2 dan Kloter JKS-1 saat perjalanan kembali dari tur kota di Jabal Magnet.

“Terdapat 10 orang yang mengalami luka ringan, terdiri dari tujuh jamaah asal Jawa Barat dan tiga jamaah asal Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,” kata Heni.

Ia memastikan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dan kembali ke Hotel Andalus Golden.

Pernyataan serupa disampaikan Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah, Moh. Hasan Afandi, yang menegaskan bahwa jamaah terdampak telah memperoleh perawatan dan pendampingan dari petugas terkait.

Pemerintah sebelumnya juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut dan seluruh penanganan telah dilakukan dengan baik.

Editor :