JEMBRANA – Suasana pagi yang biasanya tenang di sekitar perairan belakang Pasar Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, mendadak berubah mencekam. Sekitar pukul 07.00 WITA, warga dikejutkan oleh penemuan sosok tubuh manusia dalam keadaan mengambang tak bernyawa, tertelungkup di antara tumpukan sampah yang hanyut di perairan Selat Bali.
Penemuan yang menggegerkan itu sontak menarik perhatian warga sekitar. Tanpa menunggu lama, laporan segera disampaikan kepada Polair Polres Jembrana untuk dilakukan evakuasi. Informasi awal diterima sekitar pukul 07.30 WITA. Bertepatan dengan siaga SAR Khusus Lebaran di Pelabuhan Gilimanuk, Regu RIB (Rigid Inflatable Boat) milik Basarnas pun langsung digerakkan ke lokasi.
Baca Juga: Silaturahmi Lebaran di Loloan Timur, Wujudkan Toleransi dan Harmoni Perayaan Nyepi dan Idul Fitri
“Jenazah ditemukan mengambang sekitar 100 meter dari belakang pasar Gilimanuk, di wilayah perairan Selat Bali,” ungkap Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Dewa Hendri Gunawan, dalam keterangan resminya.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari berbagai unsur langsung menyiapkan peralatan dan personel. Proses evakuasi berlangsung cepat dan efisien, dan jenazah berhasil dievakuasi ke daratan pada pukul 08.15 WITA. Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, identitas jenazah belum diketahui.
Baca Juga: Silaturahmi Lebaran di Loloan Timur, Wujudkan Toleransi dan Harmoni Perayaan Nyepi dan Idul Fitri
Jenazah kemudian dibawa ke RS Umum Negara menggunakan ambulans milik Puskesmas Gilimanuk untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Evakuasi jenazah ini melibatkan banyak pihak, menunjukkan sinergi yang baik antarinstansi. Di antaranya adalah Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Polair Polres Jembrana, Pos TNI AL Gilimanuk, Brimob Batalyon C Kompi Gilimanuk, Direktorat Polair Polda Bali, KP3 Gilimanuk, Puskesmas Gilimanuk, PMI Jembrana, Lurah Gilimanuk, dan warga masyarakat setempat.
Baca Juga: Silaturahmi Lebaran di Loloan Timur, Wujudkan Toleransi dan Harmoni Perayaan Nyepi dan Idul Fitri
Hingga kini, aparat masih menyelidiki penyebab kematian dan asal-usul jenazah tersebut. Dugaan sementara belum bisa dipastikan, apakah korban jatuh ke laut, korban tindak kriminal, atau korban kecelakaan laut.
Masyarakat diminta tetap tenang dan memberikan informasi jika ada anggota keluarga atau kerabat yang hilang dan sesuai dengan ciri-ciri korban. Proses identifikasi lebih lanjut sedang dilakukan oleh pihak berwenang. (*)
Editor : LANI