Perbaikan Pasca Gempa Cianjur Terus Dikebut, 36.285 Rumah Ditargetkan Segera Diperbaiki

JAKARTA | ARTIK.ID - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, memberikan bantuan dana stimulan perbaikan rumah rusak tahap IV termin I kepada warga terdampak gempa Cianjur di Pancaniti, Komplek Pendopo Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Jumat (7/6).

Pemberian ini melanjutkan pemberian bagi warga Cianjur yang terdampak gempa yang terjadi pada 21 November 2022 yang lalu, yang mana sebelumnya BNPB telah memberikan dana setimulan sebanyak III tahap dengan total rumah sejumlah 62.105 unit.

Baca Juga: Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto Tinjau Pengungsi Gunung Ibu, Pastikan Kebutuhan Korban Terpenuhi

Sedangkan untuk tahap IV ini direncanakan sebanyak 36.285 rumah yang masuk dalam pendataan akan diberikan bantuan stimulan, pada termin I ini akan diberikan untuk perbaikan 1.107 unit rumah.

Kepala BNPB saat bertemu dengan warga mengatakan, percepatan penanganan pascagempa ini sebagai salah satu upaya yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kepada BNPB agar penanganan pascabencana dapat ditangani dengan cepat.

Baca Juga: Kawah Nirwana Erupsi 3 Kali, BPBD Lampung Barat Imbau Wisatawan Tidak Mendekati Kawah

"Dampak gempa yang terjadi hampir dua tahun lalu itu, menyebabkan kerugian hampir 5 triliun rupiah, namun sekarang perbaikan di segala sektor sudah hampir selesai," kata Suharyanto.

Progres perbaikan pascabencana ini tidak lepas dari apiknya kolaborasi pentaheliks dari semua kalangan, sehingga membuat penanganan lebih tepat dan cepat.

Baca Juga: Indonesia Hadapi Anomali Bencana Alam, Kebakaran Hutan di Tengah Musim Hujan

Suharyanto berpesan kepada masyarakat, agar dana yang diberikan hanya digunakan untuk membangun dan memperbaiki kembali rumah yang telah rusak akibat gempa, baik yang dilakukan secara mandiri maupun melalui aplikator yang disediakan.

Sementara itu yang dibangunkan oleh aplikator, agar masyarakat dapat mengawasi dan juga melaporkan kepada pihak yang berwajib jika dirasa ada kejanggalan dalam pembuatannya.

Suharyanto tak lupa mengingatkan kepada warga dan juga pemerintah daerah setempat untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi di wilayah Kabupaten Cianjur. (red)

Editor : Jabrik