SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya berkomitmen memperkuat pondasi pendidikan sejak usia dini. Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah pemberian beasiswa bagi siswa PAUD dan TK yang masuk kategori Gamis dan Pramis.
Kebijakan ini disambut positif oleh Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Agus Mashuri. Ia menilai program tersebut sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap keluarga yang membutuhkan, sekaligus investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Kota Pahlawan.
Baca juga: Pemkot Promo Hari Jadi Kota Surabaya, Naik Wirawiri dan Parkir Cukup Rp733 Pakai QRIS
“Pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama. Ketika negara hadir melalui beasiswa untuk siswa Gamis dan Pramis, itu artinya kita sedang menyiapkan generasi emas Surabaya sejak awal,” tuturnya pada Warta Artik.id Rabu (25/02).
Legislator Muda PPP Surabaya yang akrab disapa Cak Huri itu menjelaskan, bantuan pendidikan di level PAUD dan TK kerap dianggap sepele, padahal fase ini sangat menentukan perkembangan karakter dan kecerdasan anak. Karena itu, ia mendorong agar program beasiswa ini benar-benar tepat sasaran dan transparan dalam pelaksanaannya.
Baca juga: Wakil Rakyat Tanpa Sekat, Agus Mashuri Siap Kawal Aspirasi Warga Pakal
Cak Huri juga menekankan pentingnya pendataan yang akurat agar siswa yang masuk kategori Gamis dan Pramis benar-benar mendapatkan haknya tanpa tumpang tindih data.
“Pengawasan dan validasi data harus diperkuat. Jangan sampai ada yang berhak justru terlewat,” tegasnya.
Baca juga: Reses Aning Dibanjiri Keluhan Soal Desil DTSEN, Akses Bansos, BPJS dan Pendidikan Warga Terancam
Komisi D DPRD Surabaya, lanjut Cak Huri, siap menjalankan fungsi pengawasan demi memastikan program beasiswa tersebut berjalan efektif dan berkelanjutan, serta benar-benar menjadi solusi bagi masyarakat kecil.
"Kami akan memastikan akses pendidikan sejak usia dini bukan sekadar program, melainkan tanggung jawab bersama untuk masa depan kota Surabaya Nanti,"pungkasnya. (rda)
Editor : rudi