KLATEN – Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PT PLN (Persero) Yusuf Didi Setiarto melakukan pengecekan kondisi jaringan transmisi dan distribusi kelistrikan di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kiloVolt (kV) Pedan di Klaten, Jawa Tengah pada Jumat (28/3/2025). Momen ini merupakan serangkaian kesiagaan PLN untuk memastikan kesiapan kelistrikan yang andal khususnya wilayah Jawa-Madura-Bali melayani lebaran tahun ini.
Yusuf Didi menjelaskan jaringan transmisi dan distribusi merupakan aspek vital dalam pengaturan beban, distribusi listrik hingga ke rumah-rumah warga serta sebagai kontrol utama arus listrik. Didukung oleh petugas siaga yang siap 24 jam, PLN melalui Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Salatiga, memastikan semua sumber energi dari pembangkit dialirkan melalui jaringan distribusi dan transmisi seperti GITET ini berjalan lancar, andal dan berkelanjutan.
“PLN memastikan bahwa kesiapan pasokan listrik dalam menghadapi lebaran 1446 H aman dan andal. GITET Pedan menjadi salah satu infrastruktur kelistrikan yang penting, karena bertugas menyambung aliran listrik 500 kV dari Paiton, dari GITET Pedan diteruskan ke Barat di Kesugihan yang nanti akhirnya sampai ke Jakarta,” ujar Yusuf Didi usai melakukan pengecekan seluruh infrastruktur kelistrikan di GITET Pedan.
Sejalan dengan hal tersebut, General Manager PLN UIT JBT, Abdul Salam Nganro menjelaskan sejak jauh hari, PLN UIT JBT telah melakukan berbagai pemeriksaan dan pemeliharaan sistem, seperti inspeksi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan, pembersihan area di sekitar jaringan listrik untuk mencegah gangguan, dan patroli rutin untuk memastikan kondisi jaringan listrik.
Kemudian PLN UIT JBT juga telah melakukan pemeriksaan menggunakan alat khusus berupa kamera jarak jauh untuk mendeteksi apabila terdapat kerusakan pada peralatan di Gardu Induk, mengaplikasiskan digitalisasi serta melakukan perawatan rutin untuk memastikan kondisi Trafo dan Gardu Induk selalu prima.
“Dengan persiapan yang sudah PLN UIT JBT lakukan, kami berharap bahwa sistem kelistrikan menjadi jauh lebih andal sehingga masyarakat dapat nyaman untuk merayakan momen hari raya Idul Fitri 1446 H,” tegas Abdul Salam Nganro.
Baca juga: Berkah Ramadhan, PLN UIT JBT Nyalakan Listrik, Wujudkan Mimpi Masyarakat dalam Light Up The Dream
Ia menegaskan bahwa Gardu Induk memegang peran penting dalam menyambungkan dan menyalurkan listrik dari satu pembangkit dengan pembangkit lain, hingga ke rumah-rumah warga.
“Dalam menyalurkan energi listrik, Kami perlu memastikan ini seluruh Gardu Induk beroperasi optimal, terutama di GITET Pedan ini, karena infrastruktur di sini memegang peranan penting untuk memasok wilayah seperti Yogyakarta, Solo, Sragen, Wonogiri dan sistem Jawa di mana sebagai destinasi utama mudik tahun ini,” kata Abdul Salam Nganro.
Kemudian, untuk keandalan sistem penyaluran energi listrik, PLN UIT JBT memperkuat instalasi dengan menyiapkan 30 Posko Siaga, 2.184 Personil Siaga, 44 peralatan pendukung serta membangun kolaborasi bersama Unit PLN lain.
Tak hanya itu, selama masa siaga Ramadan dan Idul Fitri 1446 H, UPT Salatiga menyiagakan 619 personil siaga yang tersebar di 4 posko siaga, diantara Kantor UPT Salatiga, ULTG Salatiga, ULTG Surakarta dan ULTG Yogyakarta.
“Siaga kelistrikan Ini merupakan bentuk ibadah yang kami lakukan untuk masyarakat. Kami berharap, dengan adanya listrik yang andal masyarakat akan nyaman dan bahagia saat merayakan hari raya Idul Fitri nanti ,” pungkas Abdul Salam Nganro.
Editor : Fudai