Kusriyanto: Menteri Koperasi Jangan Tutup Mata dengan Nasib UKM

SURABAYA | ARTIK.ID - Menanggapi pernyataan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang meminta warung di Madura mengikuti aturan jam operasional yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Kusriyanto menegaskan, bahwa Pemerintah tidak perlu membuat aturan dan regulasi yang justru dapat mendowgrade semangat pelaku usaha UKM, bukankah Kementrian Koperasi dan UKM sendiri berkewajiban untuk mendorong semangat Pelaku UKM untuk maju.

Baca Juga: Pragina: Solid dan Kompak, I Made Kasta Yakin Pasangan Prabowo-Gibran Menang dalam Satu Putaran

Kusriyanto menggambarkan bahwa toko kelontong Madura selain menjadi eksistensi kekuatan ekonomi rakyat kecil dan UKM, juga merupakan model usaha kreatif yang patut dicontoh oleh pengusaha kecil dan menengah lainnya.

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, KusriyantoWakil Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Kusriyanto

Menurutnya, keberadaan toko kelontong Madura yang buka 24 jam tidak akan mengganggu aspek manapun, baik aspek keamanan, ketertiban, apalagi dalam hal persaingan bisnis. Justru, itu merupakan kreativitas yang layak diapresiasi.

"Keberadaan mereka sangat membantu masyarakat (pembeli) yang secara eksidentil membutuhkan barang di tengah malam," ungkapnya.

Baca Juga: Ketua PMI Kabupaten Klungkung Berikan Bantuan dan Dukungan untuk Pasien Tumor

Lebih lanjut Kusriyanto menyatakan bahwa semestinya Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM hadir memberikan pembinaan dan dukungan sistem untuk kemajuan mereka, bukan justru menghambat dengan alasan yang terkesan dibuat-buat.

Jika memang di beberapa daerah terdapat Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur soal itu, semestinya Kemenkop harus hadir sebagai penengah antara peraturan daerah dengan kepentingan memajukan sektor UKM, janganlah berdiri sepihak.

"Mereka ini datang dari desa dengan tujuan mencari nafkah untuk membiayai kehidupan keluarganya di kampung. Ada jutaan anak-anak dan keluarga yang menggantungkan hidupnya kepada kegiatan ekonomi yang sedang dijalankan itu," paparnya.

Baca Juga: BPR Sari Jaya Sedana Menggelar Acara Inklusi Keuangan dan Pemeriksaan Kesehatan di Pakse Bali

Kusriyanto berharap kepada Presiden Jokowi dan Menteri Koperasi dan UKM agar hadir di tengah-tengah mereka untuk memberikan dukungan

"Pemerintah jangan menutup mata terhadap kesulitan mereka, apalagi sampai membuat regulasi yang akhirnya menghambat mereka dalam mencari rejeki," pungkasnya.

(red)

Editor : Jabrik