KSOP Fakfak Siap Hadapi Lonjakan Penumpang Kapal KM Tidar di Momen Balik Lebaran

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Fakfak, Anggiat P. Marpaung. Foto: From Amatus Rahakbauw
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Fakfak, Anggiat P. Marpaung. Foto: From Amatus Rahakbauw

FAKFAK | ARTIK.ID - Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Fakfak, Anggiat P. Marpaung, menyampaikan kesiapannya dalam menghadapi lonjakan penumpang Kapal Motor (KM) Tidar pada momen balik mudik Lebaran 2024.

"Nanti kami akan melayani kunjungan kapal penumpang Tidar yang diperkirakan akan melonjak penumpang naik. Mereka adalah para calon Bintara Polri dan juga Taruna lain yang akan bepergian ke Sorong dan ke Manokwari," jelas Anggiat saat dikonfirmasi, Selasa (22/4).

Baca Juga: Hak Tanggungan di Manokwari Kini Makin Cepat dan Mudah dengan Layanan Digital

Anggiat memperkirakan jumlah penumpang yang mengikuti tes selanjutnya mencapai 500 orang. Oleh karena itu, KSOP Fakfak melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, seperti Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KP3) Laut, posko-posko angkutan lebaran 2024, Angkatan Laut, karantina, dan SAR.

"Kami bersinergi untuk melaksanakan pengawasan di Embarkasi - Dembarkasi, khususnya kapal penumpang yang diperkirakan datang pada pukul 13.00 dan jam 03.00 Subuh dengan kapal Tatamailau yang datang dari Sorong," ujar Anggiat.

KSOP Fakfak juga menyiapkan lahan parkir untuk penumpang dan meyiapkan sarana-sarana untuk menunjang para penumpang maupun para pengantar maupun penjemput dalam kunjungan kapal KM Tidar.

Baca Juga: Kenaikan Yesus Kristus Merupakan Manifestasi Penggenapan Nubuat dan Janji Kedatangan

Kapasitas ruang tunggu penumpang di pelabuhan Fakfak hanya mampu menampung 150 orang. Oleh karena itu, KSOP Fakfak meminta bantuan kepada Polri dan Angkatan Laut untuk memasang tenda di depan ruang tunggu.

"Saya berharap ke depan kepada seluruh para pengguna jasa kapal yang akan bepergian maupun pengantar mari Ikutilah aturan yang ada di pelabuhan untuk mengikuti parkiran membeli tiket para penumpang yang bepergian dengan secara online atau secara mobile Pelni dan juga," ujarnya.

Anggiat juga meminta para pengantar untuk membatasi jumlah pengantar mengingat keterbatasan Terminal penumpang yang ada di pelabuhan Fakfak.

Baca Juga: Pemda Nabire Bangun Pasar Sayang Mama Papua untuk Relokasi Para Penjual di Terminal

Dia juga mengimbau masyarakat untuk membeli tiket jauh-jauh hari karena arus balik Lebaran 2024 diperkirakan masih padat.

(ark)

Editor : Amatus Rahakbauw