Sinar Cinta Ibu di Balik Kegelapan, Kisah Yunita dan Anak-anaknya Menginspirasi

Bagus Daffaa Maulana Syarif dan adiknya, Aulia Jihan Dwita Sari.
Bagus Daffaa Maulana Syarif dan adiknya, Aulia Jihan Dwita Sari.

JEMBRANA | ARTIK.ID - Dalam sudut kecil Gang di pinggiran Kota Negara Kabupaten Jembrana, tepatnya di lingkungan Anyarsari Kelurahan Baler Bale Agung, terdapat sebuah rumah sederhana yang menjadi tempat tinggal bagi Yunita, seorang ibu yang tegar, dan dua anaknya yang penuh semangat, Bagus Daffaa Maulana Syarif dan adiknya, Aulia Jihan Dwita Sari. Di balik keterbatasan, kehangatan dan cinta keluarga ini begitu kuat, seperti sinar yang menyinari kegelapan.

Yunita, seorang ibu yang tangguh, telah menjadi pilar kuat bagi keluarga kecil ini sejak kepergian suaminya pada tahun 2018. Dengan dagangan kecilnya, dia berjuang keras untuk memastikan anak-anaknya tidak kekurangan makanan, mendapat pendidikan, dan memiliki bekal untuk masa depan yang lebih baik.

Baca Juga: Hanya tiga di Indonesia , RMU Tibu Beleng Diujicobakan

Meskipun hidup dalam kesederhanaan, Bagus, yang kini duduk di bangku kelas IX SMP, tetap cerdas dan bersemangat mengejar impian-impiannya. Begitu juga dengan adiknya, Aulia, yang meski masih duduk di bangku kelas V SD, telah belajar menghargai kebersamaan dan kesederhanaan.

Meski menghadapi berbagai cobaan, Yunita selalu menjaga senyuman di wajahnya. "Saya harus berjuang agar anak-anak saya tidak sampai putus sekolah," ucapnya, Kata-kata itu mencerminkan keteguhan hati seorang ibu yang tak tergoyahkan oleh badai.

Baca Juga: Pertama di Bali, Seribu UMKM Jembrana Dapatkan Sertifikat Halal

Belajar dari kisah ini, Ngakan Yess, Pimpinan PT. Sinar Mahardika Sentosa (SMS), mengajak kita semua untuk bersatu dalam kebaikan. Bantuan sembako yang disalurkan tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menyemangati Yunita dan anak-anaknya, ini menjadi bukti bahwa kebaikan selalu bersinar di tengah kegelapan.

Ngakan Yess juga menjelaskan bahwa bantuan sembako yang kami salurkan ini  mengalokasikan 30 persen dari pendapatannya untuk berbagi kepada sesama, Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga keuangan di Bali seperti LPD Bali, BPR, Gerakan KOPERASI Bali, dan Bank BPD Bali, serta narasumber tokoh masyarakat yang turut mendukung kegiatan pemberitaan.

Baca Juga: Ny Candrawati Tamba dampingi PJ Ketua Dekranasda Bali Kunjungi Pengerajin IKM Jembrana

Kisah keberanian dan keteguhan hati Yunita dan kedua anaknya, Bagus dan Aulia, adalah inspirasi bagi kita semua. Mereka mengajarkan makna sejati dari keluarga, kebersamaan, dan kekuatan cinta seorang ibu. Semoga kebahagiaan senantiasa menyertai keluarga kecil ini, dan semoga kebaikan serta keberkahan selalu melimpah bagi mereka dan bagi kita semua. Bersama, mari kita jadikan dunia ini lebih indah dengan cinta dan kebaikan.(*)

Editor : LANI