Banjir Demak Meluas ke 13 Kecamatan, 17.078 Orang Masih Terdampar di Pengungsian

Tangkapan layar
Tangkapan layar

JAKARTA | ARTIK.ID - Banjir di Kabupaten Demak meluas ke dua kecamatan, yaitu Kecamatan Mijen dan Bonang, berdasarkan laporan Pos Komando Penanganan Bencana Banjir. Total wilayah terdampak banjir menjadi 13 kecamatan.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa limpahan air dari Kecamatan Karanganyar meluap ke Mijen dan menggenangi beberapa lahan pertanian.

Baca Juga: Pengungsi Banjir Demak Kembali ke Rumah, Akses Pantura Demak-Kudus Kembali Dibuka

Di sisi lain, Kecamatan Bonang dilanda banjir akibat limpasan air dari wilayah sekitar dan banjir rob.

"Hingga hari ini, delapan kecamatan masih terendam banjir, yaitu Karanganyar, Sayung, Demak, Wonosalam, Karangtengah, Gajah, Mijen, dan Bonang," kata Abdul Muhari.

Baca Juga: Seminggu Mendekam di Pengungsian, Korban Banjir Kudus Sebagian Telah Kembali ke Rumah

Jumlah pengungsi mengalami penurunan signifikan. Per hari ini (23/3), tercatat 17.078 jiwa mengungsi di 97 titik pengungsian. Empat kecamatan, yaitu Mranggen, Karangawen, Guntur, dan Dempet, sudah tidak memiliki pengungsi.

BPBD Kabupaten Demak terus melakukan upaya pemompaan air di wilayah Kecamatan Demak dengan bantuan mobil pompa dari BPBD Kota Pekalongan, BPBD Kabupaten Jepara, dan BPBD Kabupaten Pemalang.

Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Demak dan Kudus Optimalkan Penanganan Pengungsi Banjir

(diy)

Editor : Jabrik