PT Pos, Satu-satunya Penyelenggara Pos yang Menjangkau Daerah 3T Indonesia

JAKARTA | ARTIK.ID - Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi mengapresiasi PT Pos Indonesia yang telah mendukung tugas Pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) melalui aktivitas pengiriman barang dan logistik.

"Ini merupakan wujud tanggung jawab Pemerintah dalam menjamin hak masyarakat untuk berkomunikasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi hingga seluruh wilayah Indonesia," ungkapnya dalam acara Pos Ind Day, Leading to Logistic Government di Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Rabu (07/02).

Baca Juga: Hari Anti Bullying, Khofifah Indar Parawansa Minta Masyarakat Lebih Peduli pada Anak

Menteri Budi Arie menyatakan PT Pos Indonesia merupakan satu-satunya penyelenggara pos yang menerima tanggung jawab untuk menyelenggarakan layanan pos bagi seluruh masyarakat Indonesia. Menurutnya, PT Pos Indonesia berperan besar dalam menyalurkan bantuan sosial hingga tepat sasaran.

"PT Pos menyalurkan dan tepat sasaran, sesuai dengan nama-nama yang sudah tertera di DTKS," ujarnya.

Menteri Budi Arie mengajak seluruh karyawan PT Pos Indonesia (Persero) untuk terus bersemangat dalam menjalankan tanggung jawab dalam menyalurkan logistik Pemerintah.

Baca Juga: Menjadi Pembicara pada PKN di BPSDM Jatim, Khofifah Indar Parawansa Ungkap Tiga Hal

"Program-program pemerataan pembangunan, nanti penyaluran logistiknya menjadi tanggung jawab PT Pos dan juga peran dari bapak/ibu sekalian yg ada di kantor cabang pembantu dan kantor Layanan Pos Universal (LPU) di seluruh indonesia," tuturnya.

PT Pos Indonesia sudah berdiri sejak 278 tahun yang lalu, oleh karena itu Menkominfo Budi Arie menyatakan mengharapkan terus melakukan transformasi seiring dengan perkembangan zaman.

Baca Juga: Dugaan Politik Uang di Batuputih, ASORAK Desak Klarifikasi dan Diskulifikasi Caleg Nasdem

"Dulu kan Postel, pos dan telekomunikasi, telekomunikasinya sudah transformasi, ini juga PT Pos diharapkan juga melakukan transformasi," tandasnya.

(red)

Editor : Fudai