Erupsi Semeru, Tak Ada Jalur Lain, Warga Masih Lewati Jalur yang Ditutup

avatar Artik News

LUMAJANG | ARTIK.ID - Jalur alternatif yang menghubungkan Desa Supit Urang dan Curah Kobokan, Lumajang, ditutup sementara akibat Erupsi Gunung Semeru yang terjadi sejak minggu dini hari.

Namun hingga, Senin (06/12/2022), terpantau masih banyak warga yang nekat melalui jalur ini meski di tengah ancaman sapuan banjir lahar.

Baca Juga: Erupsi Semeru Masih Berlanjut, 699 Korban Bertahan di Pengungsian

Warga mengaku, jalur ini merupakan akses utama yang saat ini bisa dilalui.

Seorang Relawa Rubianto mengatakan, dalam kondisi normal jalur tersebut memang sering dilewati warga.

"Namun dalam kondisi seperti ini, kita berlakukan sistem buka tutup," kata Rubianto.

Baca Juga: Thoriqul Haq Sambut Khofifah Indar Parawansa di Posko Darurat Bencana

Sebab, menurut Rubianto, jika terjadi bsnjir biasanya cukup tinggi, bisa dua hingga tiga meter, maka itu sementara ini kami tutup.

"Ya kami tutup sementara sembari nunggu intruksi dari pemerintah Kabupaten lumajang untuk prmbenahan, kemungkinan bisa seminggu" imbuh Rubianto.

Baca Juga: Pasca Bencana, Srikandi PP Surabaya Salurkan Bantuan Pada Korban Semeru

Selain menutup sementara jalur yang merupakan akses utama warga, pemerintah juga menutup sementara aktivitas pertambangan untuk menghindari sapuan banjir.

(ara)

Editor : Fudai