artik.id skyscraper
artik.id skyscraper

Bawa Filosofi Perjuangan Santri, Muskercab PKB Surabaya Bidik 8 Kursi DPRD di Pemilu 2029

avatar rudi
  • URL berhasil dicopy
Suasana Muskercab PKB Surabaya di Hotel Platinum Surabaya. (doc. jaka)
Suasana Muskercab PKB Surabaya di Hotel Platinum Surabaya. (doc. jaka)

SURABAYA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Surabaya memilih kawasan Jalan Tunjungan sebagai lokasi Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) Minggu 20 September 2026, Pemilihan lokasi tersebut bukan tanpa alasan. Ada filosofi sejarah perjuangan kaum santri yang ingin dihidupkan dalam agenda konsolidasi partai.

Ketua DPC PKB Surabaya sekaligus Ketua Komisi B DPRD Surabaya Muhammad Faridz Afif, mengatakan Muskercab digelar di Hotel Platinum Jalan Tunjungan dengan mempertimbangkan sejarah perjuangan kaum santri di Kota Surabaya.

Menurut Afif, kawasan Jalan Tunjungan memiliki kaitan dengan sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya perjuangan kaum santri dalam menghadapi penjajahan.

Ia menyebut, pada masa perjuangan kemerdekaan, para santri bergerak mempertahankan kemerdekaan dan terlibat dalam rangkaian perjuangan yang berlangsung di kawasan Surabaya, termasuk menuju kawasan Hotel Yamato yang kini dikenal sebagai Hotel Mojopahit.

“Dulu kaum santri melakukan perjuangan, bahkan pertumpahan darah, untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Hari ini kaum santri berkumpul di PKB, di Jalan Tunjungan,” ujar Afif pada Warta Artik.id Senin (21/09).

Jika dahulu perjuangan dilakukan menghadapi penjajah, kata dia, tantangan kaum santri saat ini adalah memperjuangkan kesejahteraan masyarakat dan menghadirkan kehidupan yang lebih adil bagi warga Surabaya.

“Kalau dulu melakukan pertumpahan darah melawan penjajah, sekarang berkumpul para santri yang ber-PKB untuk melawan ketidakadilan dan memperjuangkan kesejahteraan warga Kota Surabaya,” katanya.

Politisi Muda PKB Surabaya itu menilai momentum Muskercab juga menjadi bagian dari upaya membawa PKB Surabaya naik kelas secara politik. Ia menegaskan partainya menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD Surabaya pada Pemilu 2029.

“Target kita delapan kursi di Kota Surabaya,” tegasnya.

Untuk mencapai target tersebut, Afif mengatakan DPC PKB Surabaya saat ini fokus membenahi internal organisasi dan mesin politik partai. Konsolidasi dilakukan mulai dari struktur hingga perangkat pendukung agar seluruh elemen partai dapat bekerja lebih efektif.

“Sekarang kita fokus di internal. Mesin politik kita rapikan. Mulai dari olinya kita benahi, kita kasih stempet semuanya supaya lancar mesin ini berjalan,” ujarnya.

Ia juga menggunakan analogi kendaraan untuk menggambarkan pembenahan organisasi PKB Surabaya. Menurutnya, sejumlah bagian dalam mesin politik perlu diperbarui agar mampu bekerja lebih optimal menghadapi agenda politik ke depan.

“Rodanya kita ganti, giginya kita ganti juga. Sekarang sekretariat kita baru. Kita lihat nanti hasilnya di tahun 2029,” kata Afif.

Dengan filosofi sejarah perjuangan yang diangkat dalam Muskercab, Afif berharap konsolidasi PKB Surabaya tidak berhenti pada agenda internal partai. Ia ingin semangat perjuangan kaum santri diterjemahkan dalam kerja politik yang berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Surabaya.(rda)

Editor :