BLITAR – Ketua MPR RI Ahmad Muzani membantah isu yang beredar di media sosial mengenai prediksi akan terjadinya puncak gejolak sosial pada Agustus 2026. Menurutnya, bulan Agustus justru harus dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan optimisme membangun bangsa, bukan diwarnai kekhawatiran akibat informasi yang belum tentu benar.
Pernyataan tersebut disampaikan Muzani usai mengikuti ziarah ke makam Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, di Blitar, Selasa (4/8/2026), menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan RI.
Ia menegaskan bahwa 17 Agustus merupakan hari yang sangat bersejarah dan sakral bagi seluruh rakyat Indonesia karena menjadi simbol keberhasilan bangsa melepaskan diri dari penjajahan.
"17 Agustus adalah peristiwa yang sangat penting dan sakral. Bangsa Indonesia berhasil membebaskan diri dari cengkeraman penjajahan dan pendudukan kekuatan asing. Karena itu, momentum ini harus menjadi peristiwa yang menggembirakan dan menyemangati kita dalam menyongsong masa depan," kata Muzani.
Menurutnya, lebih dari delapan dekade kemerdekaan merupakan perjalanan panjang yang membuktikan kemampuan Indonesia bertahan dan terus berkembang sebagai sebuah bangsa.
Editor : Mohammad