SUMENEP – Operasi pencarian korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep, Jawa Timur, terpaksa dihentikan sementara pada hari ketiga, Selasa (4/8/2026). Keputusan tersebut diambil setelah gelombang laut mencapai sekitar tiga meter, sehingga dinilai membahayakan keselamatan personel dan armada tim SAR.
Kepala Bagian Bina Operasional Direktorat Polisi Air dan Udara Polda Jawa Timur, AKBP Budi Sulistyanto, mengatakan penghentian hanya berlaku untuk pencarian melalui jalur laut. Sementara itu, pemantauan dari udara tetap dilakukan menggunakan helikopter AW169 untuk menyisir lokasi kejadian dan mencari kemungkinan keberadaan korban yang masih hilang.
Empat kapal patroli yang terlibat dalam operasi, yakni KP Manyar 5003, KP 2005, KP 1037, dan KP 1034, saat ini bersiaga di Dermaga II Pelabuhan Kalianget yang dijadikan sebagai posko utama penanganan insiden sekaligus pusat koordinasi operasi SAR gabungan.
Menurut Budi, operasi pencarian melalui laut akan kembali dilanjutkan setelah kondisi cuaca dan gelombang dinyatakan aman. Seluruh unsur SAR tetap bersiaga agar dapat segera bergerak begitu situasi memungkinkan.
Berdasarkan data terbaru, sebanyak 233 orang berhasil dievakuasi dari insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2. Dari jumlah tersebut, lima orang dinyatakan meninggal dunia, sementara sekitar 28 korban lainnya masih dalam pencarian. Tim SAR berharap cuaca segera membaik agar proses pencarian dapat dilakukan secara maksimal dan seluruh korban yang masih hilang segera ditemukan.
Editor : Mohammad