artik.id skyscraper
artik.id skyscraper

Murid SD Darurat di Sukabumi Keluhkan Kelas Panas hingga Bocor, Berharap Bisa Belajar Lebih Layak

avatar Mohammad
  • URL berhasil dicopy

SUKABUMI – Kondisi memprihatinkan masih dialami puluhan siswa SDN Suradita, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Selama empat tahun terakhir, mereka terpaksa belajar di sekolah darurat berbilik bambu dengan fasilitas yang jauh dari kata layak.

Saat musim kemarau, ruang kelas terasa sangat panas dan pengap. Sementara ketika hujan turun, air kerap masuk melalui dinding yang terbuka dan atap yang bocor sehingga mengganggu proses belajar mengajar.

Uki, siswa kelas IV SDN Suradita, mengaku sering terkena cipratan air hujan saat mengikuti pelajaran. Menurutnya, kondisi tersebut sudah menjadi hal yang biasa sejak sekolah menggunakan bangunan darurat.

"Kalau hujan, air sering nyiprat dari belakang. Kalau musim panas, di kelas terasa sangat gerah," ujar Uki.

Tak hanya persoalan cuaca, para siswa juga harus menghadapi kebisingan dari ruang kelas lain. Dinding pembatas yang hanya menggunakan papan tripleks dan anyaman bambu membuat suara guru maupun siswa dari kelas sebelah terdengar jelas, sehingga mengganggu konsentrasi belajar.

Hal serupa dirasakan Syifa, siswi kelas V. Ia mengaku sulit berkonsentrasi karena suara dari kelas lain mudah terdengar melalui celah-celah dinding.

Menurut Syifa, kondisi sekolah saat ini belum memberikan kenyamanan bagi para siswa untuk belajar secara maksimal.

Di tengah keterbatasan tersebut, para siswa hanya memiliki satu harapan sederhana, yakni dapat belajar di gedung sekolah permanen yang lebih aman dan nyaman. Uki berharap ruang kelas mereka suatu hari nanti dibangun menggunakan tembok batu bata agar proses belajar tidak lagi terganggu oleh panas, hujan, maupun kebisingan.

Editor :