SURABAYA - Samsung dikabarkan mempercepat pengembangan Galaxy Z Roll 5G, ponsel rollable pertama yang tengah disiapkan sebagai generasi baru perangkat premium. Berbeda dari smartphone lipat yang beredar saat ini, perangkat ini disebut mengusung layar fleksibel yang dapat digulung dan diperluas hingga 12,4 inci tanpa meninggalkan bekas lipatan pada panel.
Berdasarkan laporan Geeky Gadgets, Galaxy Z Roll 5G diproyeksikan meluncur pada akhir 2026. Sejumlah bocoran menyebut perangkat tersebut akan dibekali kamera utama beresolusi 324 MP dan baterai berkapasitas 8.000 mAh, menegaskan ambisi Samsung menghadirkan inovasi baru pada sektor layar, performa, dan daya tahan.
Galaxy Z Roll 5G dikabarkan menggunakan sistem motorized scrolling yang memungkinkan layar Dynamic AMOLED fleksibel tersimpan di dalam rangka berbahan titanium. Saat dibutuhkan, layar dapat memanjang secara otomatis hingga mencapai ukuran tablet, menawarkan pengalaman visual yang lebih luas dibandingkan smartphone konvensional.
Keunggulan utama perangkat ini terletak pada desain "zero-crease" atau tanpa bekas lipatan yang terlihat. Jika berhasil diwujudkan, teknologi tersebut dapat menjadi solusi atas salah satu kelemahan terbesar perangkat foldable yang masih menampilkan garis lipatan pada bagian tengah layar.
Meski demikian, Samsung masih menghadapi sejumlah tantangan teknis sebelum perangkat ini siap dipasarkan. Salah satu yang paling krusial adalah memastikan motor penggerak layar mampu bekerja secara konsisten dalam jangka panjang tanpa merusak panel fleksibel yang digunakan.
Perusahaan juga harus menjamin ketahanan mekanisme gulung agar tetap optimal setelah ratusan ribu kali proses membuka dan menutup layar. Faktor keawetan menjadi perhatian utama mengingat sistem mekanis bergerak memiliki tingkat kompleksitas yang lebih tinggi dibandingkan perangkat lipat.
Selain itu, risiko masuknya debu dan partikel kecil ke dalam ruang penyimpanan layar menjadi tantangan tersendiri. Ketika layar digulung kembali ke dalam bodi perangkat, partikel yang menempel berpotensi menggores permukaan panel dari sisi dalam.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Samsung disebut sedang mengembangkan lapisan nano khusus dan menargetkan sertifikasi ketahanan IP68. Namun, menghadirkan perlindungan maksimal pada komponen mekanis yang terus bergerak tetap menjadi pekerjaan teknik yang tidak sederhana.
Di sisi lain, penggunaan baterai dual-cell silikon-anoda berkapasitas 8.000 mAh juga menghadirkan tantangan dalam penataan komponen internal. Galaxy Z Roll 5G dirumorkan akan ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro berbasis fabrikasi 2 nanometer yang menawarkan efisiensi daya lebih baik.
Karena ruang internal harus menampung baterai, prosesor, motor penggerak layar, kamera utama 324 MP, hingga slot S Pen dalam satu sisi perangkat, Samsung dituntut merancang distribusi komponen yang seimbang agar kenyamanan penggunaan tetap terjaga saat layar dibentangkan sepenuhnya.
Selain layar gulung inovatif, Galaxy Z Roll 5G juga disebut akan dibekali refresh rate adaptif 1Hz hingga 144Hz, RAM LPDDR6 hingga 16 GB, penyimpanan internal mencapai 2 TB, kamera telefoto periskop 50 MP dengan zoom optik 10x, serta dukungan pengisian daya cepat 100W.
Apabila seluruh teknologi tersebut berhasil direalisasikan, Galaxy Z Roll 5G berpotensi menjadi salah satu smartphone paling inovatif yang pernah dikembangkan Samsung dan membuka babak baru dalam evolusi perangkat mobile premium. (red)
Editor : fuday