Eri Cahyadi Lupa Janji, Nurhasan Mencibir saat Halalbihalal di Masjid Al-Qohhar

SURABAYA | ARTIK.ID - Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Surabaya mengadakan halal bihalal bersama dengan seluruh Pengurus Cabang (PC) yang tersebar di 31 kecamatan di Kota Surabaya, Kamis (23/5).

Berdasarkan pantauan, kurang lebih sekitar 50 pengurus DMI Kota Surabaya dan PC DMI Kota Surabaya mengikuti acara halal bihalal tersebut, yang digelar di Masjid Al-Qohhar, Jalan Menganti Lidah Kulon, Surabaya.

Baca Juga: Abdul Ghoni NM Apresiasi Kinerja Eri Cahyadi Terkait Perbaikan Jalan dan Saluran Air

Wakil Ketua DMI Kota Surabaya Drs. H. Nurhasan mengatakan, acara halal bihalal tersebut baru sempat digelar pada bulan akhir bulan Mei 2024 ini karena kesibukan dari masing-masing pengurus DMI Kota Surabaya, baik di tingkat kota maupun tingkat cabang atau kecamatan.

Nurhasan juga menjelaskan, acara halal bihalal tersebut adalah juga bertujuan untuk mempererat hubungan dan koordinasi antara pengurus tingkat kota hingga kecamatan DMI Kota Surabaya, apalagi di tengah dukungan yang minim dari Pemerintah Kota Surabaya terhadap DMI Kota Surabaya.

"Kita tiap bulan dalam waktu tertentu juga bertemu dengan dewan masjid lainnya. Di daerah kabupaten atau kota lainnya di Jawa Timur, DMI-nya dapat support dari pemkab atau pemkotnya masing-masing. Hanya Kota Surabaya ini yang belum ada hingga hari ini," ungkap Nurhasan.

Nurhasan menjelaskan, segenap pengurus DMI Kota Surabaya sempat mengadakan audensi dengan Walikota Surabaya Eri Cahyadi pada masa awal kepemimpinannya pada tahun 2020 silam. Saat itu, Eri sempat berjanji untuk memberikan bantuan kepada DMI Kota Surabaya, namun sampai hari ini bantuan tersebut belum terealisasi.

"Kita sudah pernah audensi pada masa periode awal kepemimpinannya dan memang awalnya disampaikan mensupport. Itu perlu digugah kembali barang kali walikota lupa karena manusia tak luput dari kesalahan," ujar Nurhasan.

Nurhasan yang juga ketua RW di wilayah Wonokromo ini juga mengatakan, dengan kekuatan dana yang berasal dari swadaya masing-masing masjid yang bernaung di bawah DMI Kota Surabaya, program-program yang dirancang tetap bisa berjalan, walaupun tertatih-tatih. Salah satunya adalah melaksanakan program umrah bagi 40 takmir masjid.

"Ada 2.516 masjid di seluruh Kota Surabaya yang kita naungi dan seluruh pengurus DMI berasal dari semua unsur, NU, Muhammadiyah, dan LDII. Alhamdulilah ini ada kemajuan dan terakhir kita melaksanakan umroh bareng yang dilaksanakan DMI dan memberangkatkan 40 jamaah umroh," ujarnya.

Oleh sebab itu, Nurhasan mewakili DMI Kota Surabaya juga meminta kepada Walikota Surabaya Eri Cahyadi untuk melaksanakan komitmennya untuk menyokong DMI Kota Surabaya.

"Mumpung belum habis masa jabatannya ya semoga pak walikota mensupport kegiatan lembaga keislaman terutama lembaga seperti DMI. Jangan melulu fokus pembangunan fisik saja tapi rohaninya juga harus dibangun," pungkasnya. (Jam)

Editor : Jabrik