DENPASAR | ARTIK. - Menyambut momentum mudik Hari Raya Idul Fitri, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali telah menyiapkan 76 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) tersebar di 30 lokasi di seluruh kabupaten kota di Bali.
"Sebanyak 76 SPKLU yang tersebar di 30 lokasi di Bali siap mendukung masyarakat yang merayakan lebaran dengan mudik ataupun menghabiskan waktu liburan di Bali dengan kendaraan listrik,” ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali, I Wayan Udayana, pada Senin (8/4/2024).
Baca juga: Mudik dan Balik Idul Adha Lancar, PLN Siapkan Fast Charging Kendaraan Listrik di Rest Area
Ia menjelaskan bahwa peningkatan jumlah SPKLU dilakukan mengingat pertumbuhan pengguna kendaraan listrik di Bali yang cukup pesat. PLN berkomitmen untuk terus meningkatkan keberadaan SPKLU guna memberikan kenyamanan kepada para pengguna kendaraan listrik.
"Dalam mendukung aktivitas mudik pada lebaran kali ini, dari 76 unit SPKLU yang ada memiliki beragam variasi. Mulai dari SPKLU Ultra Fast Charging tersedia 18 unit dengan kapasitas 60 dan 200 kilo watt. Selanjutnya, fast charging tersedia 19 unit dengan kapasitas 25 dan 30 kilo watt hingga 50 KW Medium Charging dengan kapasitas 22 KW, dan Standard Charging dengan kapasitas 7,4 KW, masing-masing berjumlah 9 unit dan 30 unit," ungkapnya.
Baca juga: Srikandi PLN UID Jakarta Raya Berbagi Cahaya Pengetahuan Listrik untuk Masyarakat
Tak hanya itu, PLN juga telah menyiapkan 96 orang personel untuk menjaga keandalan operasional SPKLU selama periode libur lebaran.
"Selain memfasilitasi aktivitas mudik, momen Libur Idul Fitri di Bali juga menarik banyak wisatawan dari berbagai daerah. Kami berharap keberadaan SPKLU ini akan mendorong penggunaan kendaraan listrik saat berwisata di Bali, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada penurunan jumlah emisi karbon, khususnya di Pulau Dewata," tambahnya.
Baca juga: Tingkatkan Performa dan Keandalan Kerja, Kartini PLN Mainkan Peran dalam Budaya K3
Dengan langkah ini, PLN berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung mobilitas dan pariwisata berkelanjutan di Bali, serta turut berperan dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan dan kualitas udara di pulau tersebut.(*)
Editor : LANI